Kamis, 29 Oktober 2015

masalah hati

sampai saat ini masih seribu tanya dalam benakku.. sebenarnya apa yang aku mau dan apa yang diinginkan dari aku? aku sudah menemukan seseorang yang bisa buat aku nyaman dan tersenyum.. tapi kenapa masih ada halangan.. semakin berat hambatan untuk kali ini.. begitu teramat berat.. masalahnya tembokku ada di mama.. harus bagaimana caraku untuk menghancurkannya?

aku menginginkannya, tapi aku masih mengharapkan sesuatu yang lain yang mungkin terdengar sangat bodoh jika aku sebutkan.. tapi itu yang hatiku bilang..

saat masa lalu mulai menyapaku, aku terenyuh namun aku abaikan.. aku mau namun mungkin tak baik untukku.. ada pelangi di depan mataku, tapi kenapa malah petir yang ingin aku datangi?

bukan itu, karena itu akan mematikanku.. aku harus berfikir logis tanpa harus berkompromi dengan perasaanku jika memang begitu seharusnya.. jika aku teruskan, aku bisa terperangkap, terjebak, terkubur untuk selamanya..

aku katakan dan aku teriakan.. AKU HARUS BANGKIT !!

bangkit dari semua keterpurukanku dan masa laluku yang tiba-tiba menyapaku.. tak boleh kubiarkan dia menghamipiriku walau hanya menginjak halamanku.. aku harus fokus pada masa depanku.. tanpa harus berkenalan lagi dengan masa laluku.. cukup aku tau dia ada, tanpa harus aku bertegur sapa dengannya..

masih ada yang menungguku untuk mengajakku bahagia.. menangis karena terharu bukan menangis karena terluka..

namun, masih ada tanya dalam benakku jika aku mengikutinya.. akankah ada yang terluka selain aku dan dia jika kita bersama? tanpa sepengetahuanku dulu, ada yang terluka karena ulahku.. untuk beberapa waktu aku terus mengamatinya dan semua tertuju padaku.. ya, lambat laun memang semua terlupakan.. tapi apa iya itu sesuai dengan kata hatinya?

aku harus bagaimana? aku lanjutkan pasti akan ada beberapa hati yanng kecewa.. bukan melarang, hanya saja bertanya-tanya.. kenapa harus aku? kenapa harus denganku? kenapa aku melakukan itu? tidakkah aku bisa lebih menjaga perasaanya?

apa aku salah? jika iya, tolong jangan hadirkan perasaan yang nantinya akan menyakiti yang lainnya.. cukup aku pernah merasakan kebahagiaan ini denganmu.. lepaskan semua perasaan ini.. perasaan aku, kamu, dia dan kita semua..

karena nantinya tak akan ada hati yang terluka..