ah, aku bingung.. hatiku masih tersimpan dalam satu ruangan yang
pemiliknya mungkin tak menganggap ada aku di dalamnya.. aku selalu menanti
kedatangan pemiliknya, namun tak pernah datang juga.. saat ini, ada seseorang
yang ingin membawaku keluar dari ruangan itu.. tapi aku tak pernah mau keluar
dari sana.. berbagai cara sudah dia lakukan untuk mengeluarkanku.. tapi tak
pernah berhasil.. entah apa yang terjadi denganku.. padahal, ruangan itu
kosong, gelap dan hampa.. tapi aku nyaman di sana.. tapi, kalaupun pemiliknya
datang, aku tak pernah mau dia ada dalam ruangan yang sama denganku.. aku juga
tidak tahu, padahal mungkin itu yang aku mau selama penantian ini.. bingung
juga rasanya kalau sudah menyangkut orang tua.. tak boleh dulu terikat apapun
dengan siapapun dan bagaimanapun yang akan dilakukan.. sempat ada salah satu
yang datang juga selain dia untuk mengeluarkanku dari ruangan itu.. tapi aku
juga menolaknya dan bahkan aku menceritakannya ke dia.. dan mungkin dia
menyerah karena tak pernah datang lagi.. tapi sekarang, ada tiga orang yang
mencoba berusaha mengeluarkanku dari ruangan itu..
pertama.. dia, orang yang sudah lama berjuang dan berusaha
mengeluarkanku dari ruangan itu dan aku tak pernah bisa dan tak pernah mau..
padahal, dia selalu menemaniku di ruangan itu.. dan aku pun tak pernah
keberatan untuk ditemani olehnya.. aku senang dia bisa bersama denganku dalam
ruangan yang sama.. tapi bukan ruangan itu yang seharusnya kita tempati.. itu
milik orang lain.. dia selalu menemaniku kemanapun aku mau.. dia selalu
disampingku saat aku membutuhkan seseorang.. tapi kenapa aku gak bisa pergi
dari ruangan itu dan pindah ke ruangannya? aku merasa sudah mengecewakannya dan
membuatnya terluka.. maafkan aku karena hal itu..
kedua.. dia yang bertemu aku saat aku sedang keluar dari ruangan
itu.. dia yang hampir setiap hari menanyakanku ke temen mama.. yang hampir
setiap hari minta no tlf atau PIN BBM ku tapi tak pernah mama kasih.. ada salah
satu alasan yang bikin mama gak ngebolehin aku tinggal di ruangannya.. aku juga
kurang ngerti dengan itu..
ketiga.. dia yang sempat bertemu denganku saat aku keluar dari
ruangan itu untuk menemani mama dalam acara-acara yang diikutinya.. saat itu
mungkin ruangan yang dia punya sedang ada yang menempatinya.. tapi beberapa
hari yang lalu, dia menanyakanku ke salah satu temen mama.. dia adalah orang yang menanyakan no hp ku untuk orang kedua.. tapi, orang ke tiga ini menanyakan hal yang sama ke dia, dan jelas saja gak dikasih.. karena dia sendiri masih mencari informasi ke mama untuk temennya itu.. orang ketiga ini datang menghubungiku lewat salah satu sosmed yang aku punya beberapa hari yang lalu.. dia menanyakan no hp dan PIN BBM ku langsung.. aku gak langsung menjawabnya.. dia malah nanya lagi ke salah satu saudara aku dan salah satu temen aku untuk minta no hp atau PIN aku.. tapi mereka gak kasih karena gak aku ijinin.. tapi dia terus mengirim aku pesan di facebook ku.. aku ijin dulu ke mama.. dan setelah panjang lbar cerita, mama menyerahkan semuanya ke aku.. akhirnya aku kasih PIN ku tanpa aku kasih no hp ku..
beberapa orang datang dalam hidupku untuk membawaku keluar dari ruangan yang sudah aku tempati sejak lama.. tapi susah untukku beranjak dari tempat itu.. ditambah lagi dengan faktor lain yang membuatku enggan mengikuti mereka untuk pindah ke tempat salah satu dari mereka..
aku bercerita banyak ke mama.. baru kali ini aku mau blak-blakan cerita masalah seperti ini.. biasanya aku pendam sendiri atau aku hanya bercerita ke salah satu temenku.. lumayan enak dan nyaman, tapi ada sedikit rasa canggung dan malu juga.. mungkin karena belum terbiasa kali ya..
jadi, aku harus bgaimana dengan orang-orang itu? terserah mama aja lah.. aku cape ngurusin masalah yang kaya gitu.. terlalu sakit yang aku rasakan.. aku belum siap untuk merasakan sakit untuk yang kesekian kalinya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
@s.mentari