orang kaya pun bisa bangkrut, bisa korupsi dan dipenjara, bisa sengsara dan menderita.. begitupun yang sederhana bisa menjadi kaya, bahagia dan sejahtera..
roda itu terus berputar.. tidak selalu yang di atas menjadi no 1 dan yang di bawah selalu tersisih.. ada kalanya suatu saat nanti yang di bawah akan memanjat naik ke atas dan sampai di puncak.. juga yang di atas tidak menutup kemungkinan untuk terpeleset dan jatuh ke bawah..
padahal bukan mereka yang ngejalanin, bukan mereka yang ngerasain.. tapi kenapa harus ada aturan ini itu yang tidak sesuai dengan hati.. salah bila hati ini menyimpan seseorang yang membuat kita nyaman? salah bila hati ini merasakan kasih sayang dari seseorang yang tulus?
mungkin dia kalah dalam materi, tapi kita bisa berjuang sama-sama.. karena ada yang bilang "berjalan bersama lebih indah daripada kita menunggu di tempat tujuan"..
cukup dan mungkin sangat mengerti dengan alasan yang diberikan untuk kebahagiaan kita dan ingin memberikan yang terbaik untuk kita.. tapi mau dikatakan apalagi jika memang jodoh yang telah disiapkan_Nya adalah dia.. menolak pun tak akan pernah bisa..
mungkin saat ini harta yang dimilikinya tak seberapa.. tapi jika memang dia jodoh yang sudah ditakdirkan untuk kita, dengan apa yang dia punya saat ini, dan mungkin dia akan bangkit memanjat ke atas saat bersama dengan kita, mau bagaimana? mungkin dengan kita waktunya dia berjaya..
mungkin kebahagiaan tentang materi lebih yang telah digariskan_Nya untuk kita bukan saat ini, mungkin akan ada hari lain dimana semua akan berbalik dan kita berada di puncak.. bukan hal yang tidak mungkin kan kalau kita mau berusaha..
bukan satu atau dua orang yang telah membuktikannya.. banyak orang yang berada di atas dan ternyata dulunya dia berada sangat jauh di bawah.. mungkin karena dengan perjuangannya, kerja kerasnya, dan mungkin memang sudah takdir yang telah digariskan untuknya seperti itu.. agar dia merasakan bagaimana berjalan di atas kerikil, panasnya matahari, dinginnya malam, dan lelahnya bekerja.. tapi semua terbayar dengan tekadnya.. hingga waktunya tiba, dia mencapai puncaknya..
mungkin juga sama untuk dia yang saat ini sedang bersemayam dalam hati.. mungkin bukan saat ini waktu yang tepat untuknya.. mungkin akan ada "suatu saat nanti" yang memang entah kapan itu.. namun semoga secepatnya semua bisa terjadi..
kapan mereka bisa merasakan seperti aku? atau apakah aku bisa seperti mereka?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
@s.mentari