Selasa, 17 November 2015

tak ingin terbiasa tanpamu


bukan aku takut kehilanganmu.. tapi aku takut aku tidak bisa berhenti untuk memikirkanmu..

bukan aku takut kehilangan perhatianmu.. tapi aku tidak terbiasa dengan tanpa adanya kamu..
aku mengingninkanmu dengan semua yang kau memiliki.. dengan ketidaksempurnaanmu dan kelebihan yang kau miliki..

aku menyayangimu karena aku pernah menyayangi mereka.. menyayangimu entah aku harus bahagia atau kecewa.. dibatas semua yang kurasa, ada celah yang membuatku susah untuk menembusnya.. berlarilah sejauh yang kau bisa.. jangan pernah menoleh ke belakang sampai kau merasa lelah.. sampai kau merasa aku tak ada di belakangmu dan sampai kau menemukan dia di depanmu.. dan pada akhirnya kau lupa adanya aku..

tak perlu hiraukan apa yang ada di belakangmu.. tatap jauh ke depan.. jika takdir sudah berkata lain, dengan sendirinya aku akan datang untuk mengejarmu tanpa kamu harus berhenti.. aku akan menemukanmu tanpa kamu menampakkan diri.. dengan sendirinya dia akan pergi dan kamu sendiri, mulai menoleh kembali..

1 hal

1 hal yang aku tau dalam hidup ini, berjuang...
1 hal yang aku rasakan dalam hidup ini, rindu...
1 hal yang aku mau dalam hidup ini, bahagia...
1 hal yang aku ingin lakukan dalam hidup ini, berbagi kebahagiaan...
1 hal yang aku benci dalam hidup ini, ketakutan...
1 hal yang akucintai dalam hidup ini, KAMU...


KAMU, my mom...
KAMU, my pap...
KAMU, my brother...
KAMU, my fams...
dan
KAMU, my dear...

DEAR, kata yang sudah pasti aku sayangi.. yang pasti aku ingini.. yang pasti aku ingin bahagiakan selain semua yg menjadi keluargaku.. tapi, kamu juga DEAR yang pasti akan aku benci jika suatu saat nanti aku merasa kecewa karenamu.. karena semua hal yang mengecewakanku, pasti berasal dari KAMU yang pasti aku sayangi..

KAMU, DEAR.. siapapun kamu, apapun kamu, dan entah apa kamu harus aku namakan.. semua rasa yang aku terima dan dapatkan berasal dari KAMU, DEAR...

kita semua, bukan hanya aku, kamu, dia atau mereka.. tapi KITA SEMUA.. pasti akan sakit hati karena mereka yang kita sayangi..

*apalah, aku gak tau lagi ngebahas apa ya? cuma mencoba menggerakkan jemari aja yang udah gatel pengen goyang di atas keyboard hahahaha

hari pertama

16 November 2015...
hari pertama untuk kelelahanku dimulai.. keseharianku untuk sekitar 3.5 bulan ke depan akan padat.. kerja mulai dari jam 08.00 s.d 17.00 dan dilanjut brevet jam 18.30 s.d 20.30.. jika dibayangkan mungkin terasa sangat lelah.. kapan aku istirahatnya? itu yang menjadi pertanyaanu.. cape, itu biasa.. salah satu resiko yang harus aku terima.. aku menyetujuinya, aku mau dan akupun harus bisa menerimanya.. lelah, cape dan mungkin kapan aku beristirahat? seharusnya jangan dibayangkan dan jangan dirasakan.. cukup dijalani dan dinikmati.. semua yang dikerjakan jangan dijadikan sebagai beban, tapi nikmati hidup sesuai dengan yang sudah seharusnya kita lakukan.. ambil saja hasil yang nanti akan kita dapatkan..

kerja.. ya sudah pasti uang sebagai bayaran dari yang kita kerjakan.. tapi ilmunya bisa lebih banyak kita dapatkan lebih dari uangnya.. jangan jadikan pekerjaan yang kita terima sebagai salah satu kewajiban yang harus dijalankan.. tapi lakukan dengan santai seperti kita sedang bermain..

brevet.. dari jam 18.30 s.d 20.30.. jam-jamnya pulang kerja dan seharusnya aku pakai untuk istirahat karena besok paginya harus sudah kerja lagi.. tapi beginilah hidup yang harus aku jalani.. sekali lagi, jangan jadikan semua ini beban.. lihat apa yang nantinya kita akan bisa dpaatkan.. ilmu, pengalaman, wawasan, pembentukan diri dan lain sebagainya yang sudah pasti banyak sekali..

sedikit aku ingin becerita..

16 November 2015.. hari pertama di Univeritas Widyatama.. aku tidak tau tempatnya, aku tidak punya kendaraan dan hanya mengandalkan kendaraan umum.. untuk hari pertama aku diantarkan sodaraku ke Univ. Widyatama.. hanya sampai pinggir jalan dan aku berjalan menyusuri jembatan sungai menuju kampusnya.. sampai di kampusnya aku bingung harus pergi kemana.. tanya lah aku sama satpamnya menanyakan tentang brevet pajak.. aku di suruh ke sekretariat LPAP yang aku sendiri gak tau dimana.. walaupun pak satpam nya nunjukin arah, tetep aja gak tau.. setelah aku cari-cari akhirnya ketemu.. aku dikasih tas yang isinya 2 buku brevet pajak yang tebel, 1 buku tulis dan 1 pulpen.. setelah itu aku mencari lagi ruangan B111.. aku jalan lagi ke gedung lainnya untuk mencari ruang B111.. dan akhirnya aku nemuain ruangan B111.. nunggu jam 18.30 masih lama, sekitar 1 jam lagi.. aku putuskan untuk nunggu di kantin..

berasa jadi mahasiswa lagi.. banyak banget mahasiswa di kantin itu.. mahasiswanya gede-gede.. malah jadi berasa ade tingkat dan masih baru.. duduk sendirian di kantin kampus.. biar gak terlalu malu, aku beli minum dan sedikit cemilan.. stelah mulai memasuki jam 18.30, aku masuk ke ruangan.. tak ada satu pun yang aku kenal.. dan aku kira yang ikut brevet itu umurnya di atas aku semua dan udah pada kerja.. tapi ternyata yang ikut masih muda-muda.. dan banyak juga yang masih kuliah.. jujur aku sama sekali gak ngerti tentang hitung-hitungan, accounting apalagi perpajakan.. lebih tepatnya aku kurang suka.. tapi mau gimana lagi.. jalani saja..

orang yang duduk disebelahku perempuan yang sudah bekerja dan sudah menikah.. dia sama sepertiku, menjadi utusan dari perusahaannya.. namanya SRI dari karawang yang ngedapetin suami orang purwakarta.. mudah-mudahan cocok dan orangnya asik..

setelah datang instruktur pertama, ternyata dia diutus dari kantor perpajakan untuk memberikan materi terhadap peserta perpajakan.. namanya Bapak Setiawan.. penyampaian materinya sih cukup jelas, tapi bicaranya yang kurang jelas.. dimengerti sajalah.. cukup rumit aku belajar tentang pajak.. aku gak ngerti dan aku gak suka.. pastinya cukup sulit aku menaklukannya.. tapi aku akan terus mencoba dan berusaha.. aku harus bisa dan pasti bisa..

aku keluar kelas brevet jam lewat dari pukul 20.30.. nunggu jemputan? kelamaan nunggu nyampe jam 22.00.. mau gak mau aku harus naik angkot.. nunggu angkot warna pink di pinggir jalan gak dateng-dateng.. karena kelamaan nunggu, jadinya aku naik angkot warna ijo no 77.. turun di cicaheum dan mesti naek angkot lagi untuk sampai di sukamiskin.. tapi untungnya ada sodara aku yang kebetulan mau pulang.. dan aku cuma naik angkot sampai cicaheum doang..

pulang-pulang aku sampai rumah jam 21.00 lewat.. lelah rasanya badan ini.. begitu sampai belum sempat aku ganti pakaian sudah aku langsung berbaring.. piuuuhh.. tapi mau bagaimana lagi.. perjuanganku untuk hidup ya seperti ini.. setidaknya semua bisa memacu semangatku untuk tidak menyerah dengan semua keadaan ini.. masih banyak mereka diluar sana yang mungkin kesibukannya lebih dari yang aku jalani..

jangan pernah menyerah dalam hidup.. suatu saat semua perjuanganmu akan mendapatkan bayaran yang setimpal.. jangan pernah mau mundur dalam peperangan hidup ini, suatu saat kamu akan mendapatkan kemenangan dari perjalanan hidupmu..

Senin, 16 November 2015

terlalu takut



tak ingin rasanya pergi untuk memeriksakan kesehatan jika ternyata banyak yang dikeluhkan adalah penyakit yang menggerogoti tubuh kita.. takut rasanya menemui dokter dan memeriksakan apa yang kita alami.. apalagi kalo ternyata hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.. vonis dokter yang teramat menyeramkan jika ternyata kalimat yang keluar dari dokter menyatakan penyakit kronis yang diderita..

pupus sudah harapan-harapan mereka yang ternyata memiliki penyakit yang serius.. meskipun banyak sebagian orang yang tidak ingin merasa dirinya berbeda dan terus menunjukkan ketegaran dalam hidupnya.. selalu tertawa bahagia yang ternyata dibaliknya menyimpan sakit yang teramat dalam..

untuk sebagian dari mereka, ada yang tak ingin diketahui sakitnya karena berbagai alasan.. tak mau merepotkan, tak mau dikasihani, tak mau membuat orang-orang disekitarnya sedih, dan lain sebagainya.. tapi ada juga sebagian dari mereka yang ingin menunjukkan apa yang dirasanya.. agar orang lain mau mengerti dengan kondisinya, agar orang lain tidak merasa mereka yang paling menderita.. tapi masih ada orang yang jauh lebih terpuruk dari mereka..

banyak yang mengidap penyakit serius yang mungkin dia sebenarnya tau tentang itu, tapi dia tak mau memerikskannya karena tak mau mendengarkan bahwa ternyata hasilnya adalah apa yang dia pikirkan.. tapi mungkin itu salah, karena mungkin seharusnya ada penanganan yang benar untuk apa yang dideritanya..

beberapa dari mereka menyembunyikan apa yang dirasakannya.. selalu menunjukkan keceriaan seperti tak terjadi apa-apa.. selalu tertawa bahagia padahal menyiksa.. tak ada salahnya jika mereka mau berbagi tentang apa yand dideritanya.. tentang apa yang dialaminya.. bukan untuk merasa dikasihani atau ingin diperlakukan lebih, tapi lebih karena ingin berbagi dengan  mereka yang tentu menyayanginya..

aku sepertimu dulu

tentang apa yang aku rasakan saat ini sama sepertimu.. seperti yang kau rasakan dulu.. katamu pedih, perih, sakit dan mungkin kau terluka.. hatimu yang terluka.. mungkin sama denganku, dengan yang saat ini kurasakan.. masalahku ternyata sama denganmu.. ketika faktor terberat yang menjadi halangan.. faktor terberat yang mungkin memang sulit untuk ditaklukan.. mungkin yang kau rasakan dulu sesakit yang kurasakan saat ini.. terbelenggu dalam perasaan yang mungkin tidak ada untuk seharusnya.. mungkin tak harus ada agar semua tidak merasa ada yang kecewa.. namun hatimu dan hatiku sama.. tak bisa memaksaan perasaan ini.. tidak bisa membuang perasaa yang sudah ada dalam hati ini.. jika bisa untuk dirubah, mungkin kau dan aku memilih untuk tidak memiliki rasa agar tak ada luka..

dulu, kau bingung dibuatnya.. harus bagaimana yang dilakukan.. sementara perasaan ini terus bertumbuh dan berkembang sementara faktor terberat mengahruskan kita untuk mematikan rasa yang ada.. ketika kita tersudutkan pda hal yang memang kita sayangi, sulit untuk membuat pilihan yang memang keduanya teramat penting.. tapi pilihan hanya ada satu.. dan salah satu yang terkorbankan akan menimbulkan luka dan kecewa..


mungkin dulu kau sama sepertiku.. berjuang mati-matian untuk mempertahankan rasa yang tumbuh dalam dirimu.. sampai kau menangis dan ternyata tangismu tak pernah didengar.. seperti kau menangis dalam hujan.. mungkin mereka tau, tapi tak ingin mengetahuinya karena tangismu tak terlihat sehingga mereka pura-pura untuk tidak melihatnya.. andai saat ini aku sama sepertimu yang harus mundur dan menyerah, aku tidak tau apa yang akn terjadi untuk kedepannya.. kaupun yang pernah mencobanya sangat sulit melakukannya dan ternyata itu tak pernah berhasil.. meskipun tak ada kepastian yang jelas, namun kalian masih saling menginginkan untuk bersama.. mungkin yang saat ini kurasakan seperti itu..

butuh waktu yang cukup lama mungkin untuk kamu melewatinya.. dan mungkin saja rasa itu masih ada sampai saat ini.. ada walaupun hanya sebagai kenangan yang melintas melesat seperti roket.. jika kamu saja yang sudah berjuang mati-matian masih gagal, bagaimana dengan aku.. rasanya mungkin sudah berubah, sudah berbeda dan sudah berpindah.. tapi walau bagaimanapun juga, kalian pernah berjuang bersama untuk melewatinya.. berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan bahagia.. bagaimana dengan aku yang selalu takut akan faktor yang terberat dalam keputusan yang nantinya akan menyudutkanku dalam mengambil keputusan..

mungkin kamu bisa bilang lenyap karena alasan yang mungkin jawaban dari setiap pertanyaamu.. tapi hati tak akan pernah bisa untuk berbohong apapun yang bisa mulutmu katakan.. tapi bagaimana dia yang sekarang berjuang untukku.. tak mungkin sekali untuk aku mengecewakannya.. tak ingin sekali aku mematahkan semangatnya untuk selalu memperjuangkanku.. tapi, rasa kecewa itu suatu saat akan datang.. entah itu hanya ujian yang mendpatka kelulusan dengan nilai kebahagian seperti pelangi yang datang setelah hujan.. atau mungkin sebuah ujian dengan hasil kelulusan yang menyeramkan seperti petir yang menyambar dalam derasnya hujan..

hal yang serupa terjadi padaku.. yang saat ini aku bingung sepertimu dulu.. apa yang harus aku lakukan? tak mungkin juga aku melepasnya dengan alasan yang sama sepertimu.. tidak juga seperti itu.. dia bukan untuk ditinggalkan, dia bukan untuk dikecewakan.. tapi semua menyudutkanku padanya.. meninggalkannya, atau berjuang bersamanya?

bukan pilih kasih

betapa sedihnya seorang ibu yang melihat anaknya kesakitan.. jika dia bisa memilih, mungkin dia lebih memilih untuk memindahkan sakit yang anaknya derita.. ibu mana yang tega melihat anaknya kesakitan.. apalagi sakit yang diderita bukan lah sebatas demam atau flu.. tiap hari diahruskan untuk mengkonsumsi obat yang dianjurkan dokternya.. entah seberapa lama harus seperti itu.. ketika ditanyakan, bisa satu tahun, dua tahun, atau mungkin bisa sampai seumur hidup.. jelas seorang ibu tak kan pernah rela melihat anaknya seperti itu.. anak yang pastinya akan terus tumbuh dan berkembang.. tapi mungkin tidak seperti anaknya.. yang hanya tumbuh dan berkembang fisiknya saja.. ada beberapa hal dalam cara berfikirnya terlihat seperti anak kecil.. ada beberapa tingkah lakunya yang sangat menjengkelkan seperti anak kecil.. tapi semua memakluminya.. seorang ibu pasti akan sedih melihat anaknya seperti itu.. tapi melihat ibu yang sebegitu sabarnya menghadapi anaknya, yang rewel seperti anak kecil, yang marah seperti kehilangan mainannya, dan selalu menuntut ini itu tanpa mau berfikir tentang kondisi ibunya.. selalu sedih dan tak kuat melihat ibunya yang tetap tegar menghadapi semuanya seoah tak terjadi apa-apa.. sakit yang dideritanya yang mungkin akan juga membahayakan dirinya melalui aktifitas-aktifitas yang dilakukannya..

terkadang, apa yang menjadi keputusan orang tuanya yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya bisa menjadi sebuah masalah.. tapi, ibu tak kan pernah melarang anaknya jika itu tidak akan membahayakan keselamatan anak-anaknya.. jika apa yang dilakukan anak tersebut mungkin akan membahayakan untuk dirinya karena penyakitnya, mungkin itu yang terbaik untuknya.. tapi tidak demikian dengan anaknya.. yang berfikir kalau ibunya terlalu mengaturnya dan selalu mengganggapnya seperti anak kecil.. padahal bukan itu.. mungkin jika anaknya sehat seperti anak-anak yang lainnya, ibu tidak akan secemas itu, tak akan sekhawatir itu, dan tak akan banyak mengatur ini itu..

dimengertilah kenapa ibu memiliki aturan-aturan tertentu untuk anak-anaknya.. ibu yang melahirkan dan membesarkan, jadi lebih tau tentang anak-anaknya.. mungkin jika perlakuan seorang ibu terhadap anak-anaknya terlihat ada yang berbeda, mungkin bukan karena dia tidak menyayangi anaknya atau mungkin pilih kasih.. tapi lebih tepatnya bahwa adil itu tak harus sama rata.. adil itu sesuai dengan porsinya masing-masing.. ya, mungkin salah satu contohnya itu.. salah satu anaknya yang memiliki penyakit dan mungkin harus diberi perhatian lebih.. bukan karena lebih menyayanginya, tapi lebih karena terlalu mengkhawatirkan keadaannya yang memiliki tingkat kesehatan yang tak sama dengan yang lainnya..

Minggu, 15 November 2015

masalah dalam persahabatan

sakit hati, patah hati, kecewa, dan kawan-kawanya bukan cuma dirasakan karena cinta atau seorang lelaki, wanita (pasangan).. rasa sakit itu bisa juga timbul dari persahabatan, oleh sahabat, karena sahabat.. rasa iri, dengki dan cemburu tidak hanya terhadap pasangan atau lawan jenis.. tapi sahabat dan persahabatan.. karena sahabat juga punya rasa.. sahabat juga punya hati.. sahabat juga ingin dimengerti..

persahabatan itu terjadi lebih dari satu orang.. persahabatan itu saling terhadap semuanya.. bukan hanya salah satunya.. bukan persahabatan namanya, lebih tepatnya pemanfaatan.. jika satu yang peduli, jika satu yang mengerti, bukan persahabatan..

persahabatan memang ada.. aku tau persahabatan itu ada.. tapi aku ragu, apa persahabatan itu memang terjadi? aku hanya percaya tentang sahabat, bukan persahabatan.. persahabatan itu saling.. bukan salah satu.. sahabat yang selalu mengerti, sahabat yang selalu peduli.. ya, aku percaya itu ada.. tapi sahabat yang lainnya? jika sama yang dia rasakan, mungkin itu yang namanya persahabatan.. menjalin persahabatan.. tapi jika hanya satu dari mereka yang memiliki rasa kepedulian dan pengertian, bukanlah persahabatan..

persahabatan bisa hancur karena berbagai faktor.. sebuah kesalahpahaman, ataupun sesuatu yang dinamakan cinta.. cinta!! dimana-mana cinta selalu ada.. dimana-mana cinta selalu punya andil masing-masing.. tapi disini aku berbicara tentang cinta yang selalu munul dengan tiba-tiba dan memberi dampak yang berbeda-beda..

semua dalam sebuah persahabatan bisa hancur karena cinta.. entah itu dalam hal menyukai orang yang sama, atau kah mereka yang hidup sendiri dan tiba-tiba punya pasangan.. biasanya kebanyakan orang-orang selalu menyalahkan dia yang ke duan setelah sahabatnya yang mencintai pasangannya.. kenapa? apa memang ada yang salah? apa orang bisa menentukan kemana hatinya berlabuh? apa setiap orang bisa meyingkirkan perasaan yang ada di hatinya ataupun di hati orang lain? apakah setiap orang bisa menentukan siapa yang akan menjadi jodohnya? tidak.. semua tidak bisa dan tidak ada yang tau.. mungkin semua terjadi karena sudah jalannya harus seperti itu.. mungkin takdir yang sudah digariskan memang seperti itu.. siapa yang bisa kita salahkan?


tentang cinta yang mulai menghampiri salah satunya.. bukan karena mencintai orang yang sama, bukan karena mencintai seseorang yang pernah dicintai orang yang sebelumnya.. bukan karena mencintai orang yang dibenci sahabatnya.. tapi, karena dia mencintai seseorang itu, maka rasa cintanya terhadap sahabat ataupun persahabatannya mulai sedikit pudar.. hatinya mulai terbagi.. dan terlebih lagi banyak waktu yang tersita untuk pasangannya, perhatian yang lebih besar terhadap pasangannya, lebih perduli terhadap pasangannya, dan mulai mengenyampingkan sahabat dan persahabatnannya..

ada juga persahabatan yang kacau gara-gara jarak.. dalam hubungan asmara biasa disebut LDR.. berlaku juga buat persahabatan gak ya? jaman sudah canggih dan modern.. bisa telepon, sms, BM, WA, vidio call, skype, dan lain sebagainya.. tapi mungkin itu kurang berlaku dalam persahabatan.. hanya lebih berlaku untuk pasangan.. dikarenakan dalam sebuah persahabatan tersebut terjadi perpecahan daerah tempat tinggal karena suatu hal, maka komunikasi jarang, lebih sibuk dengan kerjaan masing-masing.. makannya, sedikit waktu untuk ngobrol, curhat, sharing, apalagi ketemu.. mungkin apapun itu alasannya, setidaknya bisa menjalin hubungan sebisa mungkin dengan memanfaatkan teknologi yang ada pada era sekarang ini.. jangan sampai ada alsan persahabatan bubar karena satu hal..

aku meyakini bahwa persahabatan itu bisa kekal.. persahabatan itu murni.. persahabatan itu tulus.. persahabatan itu saling antar sesamanya.. bukan menjagokan atau membela dirinya agar terlihat lebih di atas sahabat-sahabatnya.. asalkan semua bisa saling mengerti dengan keadaan masing-masing, lebih mau perduli terhadap sesamanya dan tak pernah ada suatu kebohongan apapun yang tersimpan dalam benaknya.. entah itu mungkin menyakitkan hati ataupun memberi bahagia..

ada rasa, bukan cinta



terkadang hati dan pikiran itu tidak bisa menyatu.. apa yang diucapkan, dipikirkan dan dirasakan tak selalu sama.. begitupun dengan keadaan wanita yang sedang dialaminya.. ketika dia masih punya rasa terhadap seseorang yang dulu pernah mengisi hari-harinya dan kemudian dia disakitinya berulang kali, mungkin tak ada kesempatan lagi yang ingin wanita itu berikan.. ketika wanita itu mengalami keterpurukan yang sangat hebat, mungkin hanya waktu dan seseorang yang baru yang bisa sedikit demi sedikit menyembuhkan rasa luka yang dialaminya..

setelah beberapa lamanya mengalami keterpurukan yang sangat hebat, datang lah penyemangat yang mampu membangkitkan hidupnya yang hancur dan terluka.. mungkin dia pahlawan bagi wanita itu.. setelah lama wanita itu bisa bangkit dengan bantuan seseorang yang baru dalam hidupnya, kemudian masa lalu mulai menyapanya kembali.. mungkin wanita itu pernah berharap semoga dia masih bisa bersatu dengan yang pernah disayanginya dulu.. setelah doanya hampir terkabul, ada sedikit rasa dalam hatinya untuk berkata "tidak" terhadap masa lalunya.. perlahan masa lalunya mulai mundur dan sedikit menjauh.. tapi wanita itu malah semakin sedih dan merasakan sesal karena tidak memberi kesempatan pada masa lalunya.. teramat egois mungkin terdengarnya jika wanita itu masih berharap pada masa lalunya tapi tidak mau meninggalkan masa sekarang yang sedang dia jalani..

sudah mulai bahagia dengan kehidupannya yang sekarang.. saat masa lalu itu hadir lagi, mungkin sudah tidak mulai mengharapkannya lagi.. tapi, rasa itu masih selalu ada terasa dalam dadanya.. bukan lagi untuk ingin memilikinya.. bukan lagi untuk ingin bisa bersamanya.. bukan lagi untuk mencintainya.. karena mungkin rasa yang dia alami dan rasakan terlalu sakit dan perih.. lebih besar rasa kecewa dan sakit hati yang dia rasakan dibanding dengan rasa ingin memilikinya..

cinta.. bukan seperti itu cinta.. jika dia memang mencintai, tak akan ada rasa kecewa yang diraskan wanita itu untuk berulang kali.. bukan cinta jika kesalahan itu terulang lebih dari satu kali.. cinta bukan seperti itu jika dalam hati masih terjadi penolakan.. bukan cinta jika masih ada ragu untuk bisa percaya.. bukan cinta jika masih inginkan kebersamaan dengan yang lain..

ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi bukan cinta.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi bukan untuk memiliki.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi lebih besar rasa kecewanya.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi tidak untuk meninggalkan dia yang sudah membangkitkannya dari keterpurukan.. tidak untuk mempermainkan hatinya saat keinginan tentang masa lalunya mulai datang menyapa.. tidak untuk menyakitinya demi masa lalu yang indah yang semua sudah lalu dan hanya kenangan..

Kamis, 12 November 2015

ya atau tidak?


ketika semua tersudut dalam  dua pilihan.. antara ya atau tidak.. entah itu keluarga, pendidikan, pekerjaan, ataupun hubungan.. padahal hanya "ya atau tidak", tapi semua terasa begitu sulit.. hanya memiliki satu kata tapi menyimpan sejuta makna yang berbeda.. salah sja kita memilih antara "ya dan tidak", jelas sangat mempunyai pengaruh yang sangat besar..

pertama masalah keluarga..
seorang yang mengalami "broken home" akibat perceraian kedua orang tuanya dan ternyata dia harus memilih untuk ikut dengan salah satu dari mereka.. kamu ikut ayah? "ya atau tidak?" kamu ikut ibu? "ya atau tidak?" hanya tinggal memilih antara "ya dan tidak" tapi sangat sulit sekali..

kedua tentang pendidikan..
ketika seseorang memili keinginan sendiri untuk menentukan pilihan terhadap pendidikannya, terkadang banyak faktor yang ikut campur di dalamya.. entah itu keluarga, teman, atau lain hal.. seseorang yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke PTN A dan ternyata dilarang oleh orang tuanya.. atau mungkin untuk memilih jurusan yang dia inginkan tapi tidak diberi ijin orang tuanya untuk mengambil jurusan tersebut,. akhirnya muncul pilihan antara "ya atau tidak".. apakah "ya" harus mengikuti kemauan orang tuanya untuk tidak melanjutkan pendidikan d PTN tersebut atau mengambil jurusan tersebut, atau harus memilih"tidak" dan tetap mengikuti kata hatinya untuk mengambil jurusan tersebut dan melanjutkan pendidikan di PTN tersebut sesuai dengan yang dia inginkan..

ketiga dalam pekerjaan..
setelah anak-anak sampai remaja mungkin dia hanya berfikir tentang tugas, orang rumah, atau pendidikan.. tapi setelah beranjak dewasa, dia harus sudah memikirkan tentang hidupnya ke depan.. mau jadi pengangguran? jangan mau.. untuk perempuan, ada laki-laki yang nantinya akan bertanggungjawab untuk hidupnya.. jangan hanya kita melihat dari sudut pandang putihnya saja.. tapi lihat juga sisi hitamnya.. ya, mungkin jika lelaki kita adalah orang yang sukses, mapan dan sampai mautpun hartanya masih ada dan itupun masih tetap bersama dengan kita.. coba kalo ternyata lelaki kita bukan orang yang seperti itu, atau mungkin bangkrut di tengah jalan, atau mungkin saja dia meninggal dan bisa saja ternyata kita menyerah di tengah jalan.. gak mungkin dong kita terus minta ke lelaki yang sudah bukan punya kita.. makannya, buat cewe, yang masih punya waktu dan ada kesempatan mending kerja deh.. hehe... antara "ya atau tidak", ada tawaran sebuah pekerjaan yang mungkin lama kita tunggu dan tidak datang juga.. ternyata pekerjaan yang ada di depan mata bukan pekerjaan yang sesuai dengan bidanng kita atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.. apakah harus diambil atau tidak? pilihannya "ya atau tidak".. ketika kita memilih "ya" untuk mengambil pekerjaan tersebut, tidak cukup sampai di situ.. masih banyak hal-hal dalam pekerjaan yang akan menimbulakan pilihan antara "ya atau tidak".. kita harus benar-benar memikirkan apa yang akan kita pilih agar makna yang akan timbul tidak berdampak buruk untuk kita..

terakhir persoalan dalam sebuah hubungan..
bisa itu sahabat atau cinta.. sahabat bilang, kamu jangan berhubungan dengan dia karena dia begini, begitu, dan bla bla bla bla bla.. kamu akan "ya atau tidak" untuk mendenagrkan sahabat kamu itu? membingungkan.. soal asmara atau cinta? buanyak buanget itu mah.. hahaha gak usah lah disebutin apa-apanya.. udah pasti buanyak buanget.. pasti ngalamin kok semuanya juga.. masalah cinta memang bikin rumit, bikin timbul seribu tanya dan tibul sejuta rasa.. hahahaha

ya, itu lah si "ya dan tidak" memBTkan dan membuat kita benar-benar bingung dibuatnya..

happy father's day, Pap!! miss u :*


katanya hari ini hari ayah.. tapi aku gak bisa ngucapin langsung "selamat hari ayah, Pap!!" mungkin tak seperti mereka yang masih lengkap dan mendapatkan kebahagiaan dari keduanya.. ya, aku tak pernah menyesalinya.. mungkin itu sudah jalannya.. ada atau tidak adanya kamu, aku tetap selalu menyayangimu dan yang pasti aku selalu selalu dan selalu merindukanmu..

hanya sampai usiaku 7 tahun aku merasakan kehangatanmu.. anak sekecil itu mungkin lupa-lupa ingat dengan sosoknya.. anak perempuan yang mungil yang selalu dimanja ayahnya, kini sudak tak ada lagi yang memanjakannya.. hanya dengan kasih sayang mamanya yang didapatkannya..

Pap, walaupun aku samar mengingat wajahmu, walaupun hanya foto yang bisa mengingatkanku, tapi kau selalu di hatiku.. kini si mungil manja itu beranjak dewasa.. melakukan semua dengan sendiri.. si mungil manja itu jadi gadis yang kuat, tegar, dan mandiri.. walaupun begitu, ada waktu dimana dia ingin menangis dan bisa menangis karena suatu hal yang mungkin dia ingin ceritakan padamu.. mungkin hanya kamu yang bisa mengerti..

Pap!! seperti apa kamu? seperti apa kasih sayangmu? ingin sekali aku merasakannya.. dekapannya, kasih sayangnya, ciumnya, dimanjanya.. tapi, dia harus sudah mengerti dan harus bisa menguatkan adik dan mama nya.. terutama menguatkan dirinya sendiri untuk menahan kerinduan yang begitu besar terhadap ayahnya.. terlihat tegar di depan keluarganya, tapa harus meneteskan air matanya karena merindukanmu, Pap!!

meskipun aku tak tau banyak tentangmu, tapi aku cukup jelas mengenalmu dari berbagai cerita banyak orang tentangmu.. tak pernah aku dengar sedikitpun tentang keburukanmu.. kata mereka, kamu orang yang memiliki rasa solidaritas yang tinggi.. kata mereka, kamu orang yang sangat bertanggungjawab.. kata mereka, kamu orang yang pantang menyerah.. kata mereka kamu orang yang tanggung.. kata mereka kamu orang yang selalu bisa jadi panutan (dituakan).. kata mereka kamu orang yang selalu bisa membuat mereka tertawa.. kata mereka, gak ada orang yang seasik, seseru, sekocak, segokil dan segila kamu Pap.. hahahaha mungkin memang itu kamu di mata mereka.. mungkin mereka memang seperti itu melihatmu dan menilaimu..

doakan aku selalu menjadi anak gadis manjamu yang nantinya bisa sepertimu.. dikenang banyak orang bukan keburukannya.. menjadi gadis manjamu yang kuat, tegar, mandiri dan pantang menyerah.. tak pernah mau mundur dalam hal apapun (positif) dan apapun rintangannya..

tak sedikit juga orang yang bilang kalo aku si gadis manjamu ini sangat mirip denganmu.. tak hanya dalam fisik atau rupa, tapi dalam tingkah lakunya juga.. Pap, si gadis manjamu ini kata mama "jadi perempuan kok jorok.. persis kayak Papap".. hhahaha aku tertawa bahagia dan sedih.. bahagia, karena walaupun begitu aku ternyata sama sepertimu.. tapi aku juga sedih tak bisa mengenalmu lebih jauh, lebih dekat dan lebih dalam..

kalo kata ade, "mengapa dia pergi padahal aku belum merasakan lebih punya dia".. aku sedih membacanya.. karena akupun merasakannya.. ya, akupun sama sepertinya Pap.. ingin merasakan lebih memiliki seorang ayah.. ya, aku akui memang walaupun tak ada kamu, walaupun hanya oleh seorang ibu, tapi tak pernah sedikitpun aku meragukan kebesaran cinta kasihnya terhadapku.. aku bisa merasakannya, merasakan kasih sayangnya.. walaupun terkadang ada sedikit rasa kesal karena perhatiannya padaku selalu di nomor duakan.. tapi aku yakin dan aku percaya, mama sayang aku melebihi apapun.. mama tak pernah membedakan rasa kasih sayangnya terhadapku ataupun adikku..

Pap, hari ini katanya hari ayah.. aku inigin bilang kalo aku merindukanmu Pap.. sangat sangat sangat sangat sangat dan sangat merindukanmu.. kapan kamu akan menemuiku? sudah lama rasanya aku tak jumpa denganmu.. walau aku tau hanya lewat mimpi aku bisa bertemu denganmu, tapi mungkin hanya itu yang bisa sedikit mengobati rasa rinduku terhadapmu Pap..


Pap, bahagialah kau disana.. tenanglah kau disana.. lapanglah jalanmu Pap.. selalu lah kau berada disamping_Nya.. semoga Dia memberikanmu tempat di surga_Nya.. amiin..........


aku selalu mendoakanmu dalam setiap sujudku..

Love u so much Pap... and really really really really really miss u Pap..

Selasa, 10 November 2015

bismillah

datang disaat hati ini entah bagaimana rasanya.. kacau, berantakan, gak nentu dan lainnya.. hadir disaat keduanya merasakan hal yang sama.. ya, mungkin awalnya hanya ingin saling berbagi dan mungkin masalahnya dalam hal yang sama.. apalagi namanya kalo masalah hati? ya, pasti cinta.. padahal aku tak mencintainya.. mungkin dia juga begitu.. tapi, kenapa saat kita ingin saling berbagi tentanng cinta masing-masing, malah kita sendiri yang terjebak karena cinta? kamu hadir dalam hidupku mungkin tidak sejak saat ini.. dari sejak lama kau telah hadir dalam hidupku.. tapi mungkin saat ini Tuhan benar-benar mendekatkan kita.. aku tidak tahu apakah pertemuan ini hanya sebatas pertemuan untuk hanya saling mengenal.. ataukah hanya sebatas pertemuan untuk saling mengisi sejarah dalam hidup kita masing-masing.. ataukah pertemuan ini dijadikan sebagai pelajaran untuk kita agar lebih dewasa dan lebih bisa memaknai hidup.. ataukah mungkin juga pertemuan ini jalan kita untuk nantinya bisa hidup bersama selamanya.. untuk kita bisa saling mengisi kekurangan yang kita miliki.. lebih memberitahukan tentang kelebihan kita agar tidak menyombongkan diri.. lebih menguatkan kita dalam keterpurukan.. lebih bisa saling melengkapi satu sama lain.. ya, mungkin juga demikian.. mungkin Tuhan telah menciptakan aku sebagai tulang rusukmu.. mungkin kamulah pemiliknya.. pemilik tulang rusuk ini yang mungkin akan hampa tanpa ada pemiliknya.. aku tidak tau apa yang Tuhan rencanakan untuk kita.. yang jelas untukku, untuk hidupku saat ini.. kamu yang selalu ada unuk selalu menemaniku.. yang selalu setia menjagaku.. yang selalu sabar menghadapi apapun keegoisan dak tingkah lakuku.. yang selalu bisa menerima apapun yang ada dalam diriku.. aku juga tidak tau apa yang akan Tuhan lakukan kepada kita untuk selanjutnya.. aku tidak tau apa rencanya_Nya.. kau hanya sebagai penyambung hidupku agar tidak berakhir saat ini, atau justru kau yang akan menjadi akhir dalam perjalanan hidupku.. lebih tepatnya sebagai pelabuhan terakhir kisah cintaku.. apapun yang Tuhan rencanakan untukku, kamu, ataupun kita, mungkin iulah yang terbaik.. apapun yang terjadi aku akan siap menerimanya.. dan Tuhan, tolong selalu kuatkan aku apapun takdir yang Kau berikan untukku.. selalu jaga aku, dia, dan kita.. aku mohon selalu beri jalan yang terbaik untukku, dia dan kita.. jangan biarkan aku jatuh dan menyerah dalam menghadapi dia, apapun yang terjai padanya, dan apapun yang kita akan lalui nantinya.. tetap kuatkan aku, teguhkan aku, dan selalu bimbing aku.. mungkin iya, perasaan yang ada saat ini entah lebih besar dari yang sebelumnya atau aku belum bisa melupakan perasaan perih yang pernah aku alami.. namun yang jelas, dia yang saat ini bersamaku, dialah yang selalu ada untukku.. dia yang selalu setia menemaniku.. yang selalu rela memberikan waktunya untukku, dan rela mengorbankan kesibukannya untukku.. aku juga tidak tau, itu yang terbaik bukan.. tapi aku hargai semua itu.. semoga dia tidak akan pernah menyakitiku seperti dia yang dulu yang pernah aku berikan seluruh hatiku.. aku berikan seluruh perhatianku.. semoga dia yang sekarang tidak seperti dia yang dulu pernah mengisi seluruh ruang di hatiku.. selalu kuatkan aku, teguhkan aku, dan yakinkan aku terhadapnya dia yang sekarang.. lebih lebih lebih dan lebih selalu beri aku keyakinan terhadapnya..

Kamis, 05 November 2015

beda-beda

semua keadaan dan apapun itu kalah dengan perasaan.. meskipun apa yang ingin kita perbuat, apapun yang kita katakan, tetap jika semua bukan terucap dari hati gak akan ada artinya.. dengan perasaan yang kita miliki, dengan perasaan yang kuat, tentunya perasaan yang benar-benar tulus dan pastinya dengan hal yang positif..

contohnya nih ya...
laki-laki.. ya mereka yang punya segudang bahasa, segudang kata manis untuk para wanita.. banyak laki-laki yang mendekati wanita hanya karena rasa penasaran, rasa bersaing dengan teman, dan sebatas hiburan belaka sebagai pengusir sepi.. tapi kalo para lelaki sudah tersentuh hatinya oleh wanita, hatinya sudah berbicara, apapun akan dilakukan untuk wanita yang ia sayangi.. tapi terkadang, laki-laki juga ada rasa gengsi nya juga.. suka, tapi gak terbuka.. sayang, tapi gak bilang.. cinta, tapi tak terkata.. ah dasar laki-laki.. kalo udah keluar gengsinya, yang dia lakukan malah sebaliknya dari apa yang dia rasakan.. padahal kan laki-laki harus berani.. pantang mundur dan berani ngambil resiko (resiko ditolak maksudnya) hahaha

tapi ada lagi, laki-laki yang berani terang-terangan bilang ke kita suka, sayang, cinta, tanpa perduli apapun yang jadi jawaban si wanita itu.. ya, meskipun ditolak tapi tetep aja ngasih perhatiannya, tetep peduli, tetep nyayangin kita.. uuuuuhh, senengnya... hahaha

namanya juga laki-laki.. tapi apapun itu yang jelas jadi laki-laki mesti bertanggungjawab..

pertama

waktu itu, seorang anak laki-laki (balita) diurus oleh seorang pembantu rumah tangga.. bisa dibilang, pembantu itu tidak bisa mengurus anak kecil.. terlalu cuek dan tidak mau perduli dengan apa yang ada disekitarnya.. bahkan lantai licin atau ada genangan air pun dia gak perduli.. hingga akhirnya si anak itu jatuh terpeleset beberapa kali.. dan lebih parahnya lagi, udah pasti kepala bagian belakang yang menghantam lantai duluan.. bukan hanya sekali atau dua kali, tapi sering kali.. alhasil dibiarkan seperti itu, si anak baru merasakan akibatnya setelah beberapa tahun kemudian..

kurang lebih usianya 7 tahun, mulai masuk sekolah dasar.. anaknya pemalu tapi emosional banget.. anak ini termasuk orang yang gampang banget sakit.. sampai-sampai dia punya dokter anak langganan..
seiring berjalannya waktu, lama-lama mulai terasa aneh.. saat diajak bicara, atau sedang berjalan, bahkan sedang beraktifitas apapun itu, tiba-tiba dia melamun gak sadarkan diri.. bukan pingsan sih, tapi ya gak bisa diajak ngobrol atau bahkan apapun.. hanya diam tanpa bicara dan seperti orang melamun..

dikonsultasikan ke dokter langganannya, ternyata itu salah satunya disebabkan oleh seringnya terjadi benturan di kepala pada masa kecilnya dan punya riwayat penyakit step.. tiap hari rutin minum obat.. makin lama-makin lama tetep gak ada perubahan.. sampai pada akhirnya dia lulus sekolah dasar, tetep msih begitu.. sudah dicoba oleh medis, bantuan obat herbal tradisional, bahkan pengobatan kampung.. tapi gak ada yang berhasil.. karena faktor umur yang sudah bukan anak-anak lagi, dokternya menyarankan untuk pindah pengobatan ke Rumah Sakit secara rutin..

sejak masuk SMP, mulailah anak ini berobat ke Rumah Sakit rutin setiap bulan gak pernah kelewat.. setiap hari dia mengkonsumsi obat-obatan.. ya, rasa jenuh dan bosan sudah sering menghampirinya.. tapi mau bagaimana lagi, obat itu gak boleh telat sama sekali..

waktu pun terus berjalan.. salah satu diagnosa yang dikeluarkan dokter setelah melakukan RRG adalah pendarahan otak kiri.. wow, ternyata serius juga apa yang dideritanya.. dia tumbuh menjadi anak yang emosionalnya tinggi, daya ingat yang lemah, bersikap dan berfikiran seperti anak kecil.. ya, salah satu pengaruh dari penyakit yang dideritanya..

selang beberapa lama, salah satu hal yang dia fikirkan, ada sesuatu yang dia inginkan, tapi belum juga terlaksana hingga di terus aja kepikiran.. dan pada suatu malam, dia mengalami kejang.. tubuh kaku, bola mata ke atas, leher memutar, tangan dan anggiota badan yang tak terkontrol.. semua tegang, kaget, cemas dan bingung.. kenapa? ada apa? entahlah lah semua juga bingung.. stelah diperiksakan ke dokter, diagnosa baru muncul.. epilepsi mulai menghampiri anak ini.. epilepsi atau kita sering menyebutnya dengan ayan.. epilepsi atau penyakit ayan adalah gangguan fungsi oak yang mengakibatkan serangan singkat.. serangan itu biasanya berlangsung paling lama lima menit..

semua mulai kebingungan.. harus bagaimana ini?

ada apa dengan perempuan, wanita, cewe?

perempuan, wanita, cewe.. ada apa dengan kata itu? ada apa dengan mereka?

kenapa selalu mereka yang harus mengalah dan menerima nasib sebagai seorang pengikut? padahal mereka juga sama ingin memiliki kebebasan yang sesuai dengan apa yang mereka mau.. bisa menentukan kebahagian yang mereka inginkan.. tanpa harus ada bantahan, larangan ataupun aturan ini itu yang membuat semuanya menjadi mem-BT-kan..

iiiyyuuuuhh banget kan kalo ini itu, apa apa selalu gak boleh.. ini itu apa apa harus ada aturannya yang menurut aku berlebihan.. kenapa dengan perempuan, wanita, cewe?

pertama..
jangan banyak main kesana kemari, jangan main sama ini sama itu, jangan main sampai larut malam, jangan suka nginep-nginep tempat orang.. kenapa? jangan samakan semua wanita seperti mereka yang bahagia dengan apa yang mereka lakukan dan mereka dapatkan padahal dibalik semua itu tersimpan tangisan dan luka yang teramat dalam.. gak semua perempuan mau melepas rasa kepenasarannya untuk ML.. senakal-nakalnya orang pasti ada rasa takut dan sisi baiknya..

terus kenapa wanita selalu banyak larangan tentang hal itu? jangan pernah katakan jika semua sudah terjadi melampaui batas itu semua kesalahan wanitanya.. jangan pernah berfikir jika semua sudah terjadi hanya wanita yang akan menanggung beban dan jangan pernah mengganggap kalo semua udah kejadian diluar yang kita inginkan, laki-laki bisa tenang karena tidak meninggalkan bekas.. masih ada medis untuk membuktikan tentang persamaan DNA.. masih ada Sang Pencipta yang tau segalanya dan tidak ada yang bisa mengganggap semua itu hanya dosa wanita.. walau bagaimanapun juga, mereka berbuat dan mereka berdua yang akan menanggungnya..

kedua..
wanita itu akan menikah dan tentunya akan lepas dari yang namanya orang tua.. jadi carilah laki-laki yang mapan pekerjaannya dan mempunyai masa depan yang cerah..

ya, aku tau semua itu bukan sekedar materi atau malah jadi seseorang yang matre.. tapi realitanya, di dunia ini yang banyak dibutuhkan adalah materi.. lebih tepatnya lagi uang.. mungkin para orang tua bukan semata-mata tidak menyetujui dengan pilihan anak perempuan mereka dengan laki-laki yang tidak sesuai dengan harapan mereka.. tapi mungkin mereka para orang tua sudah bekerja keras dari mulai anak itu lahir ke dunia sampai waktunya mereka melepaskan anak perempuannya.. dengan gigihnya para orang tua mencari nafkah agar anak mereka bisa dihidupkan dengan layak, disekolahkan, diberi makan, diberi pakaian, tempat tinggal dan lain sebagainya.. mereka bekerja keras agar anaknya bisa hidup enak tanpa kekurangan suatu apapun.. tapi ternyata setelah dewasa, memilih laki-laki yang mungkin secara materi tidak sesuai dengan apa yang para orang tunya harapkan.. tak ada yang salah dalam hal ini.. mungkin para orang tua tidak mau anaknya jatuh ke dalam kehidupan yang mungkin nantinya bisa menjadi kesulitan untuk keluarga anak perempuannya.. karena selama ia dibesarkan oleh orang tuanya selalu mengusahakan apa yang anaknya inginkan.. begitu juga dengan anak wanita itu, yang mungkin telah menemukan kenyamanan dari seorang laki-laki, yang mungkin dengannya dia merasakan kasih sayang, dan mungkin walaupun secara materi tak sesuai dengan apa yang para orang tuanya harapkan, tapi tak ada salahnya untuk kita memberi kesempatan pada para laki-laki yang selalu terus ingin berusaha meningkatkan kehidupannya.. berusaha ingin membahagiakan para wanitanya.. berusaha memberikan apa yang para wanitanya butuhkan dan inginkan..

rezeki, yang lebih tepatnya uang, itu hal yang mudah dicari.. apalagi sudah ada yang ngatur.. jangan takutlah.. asalkan kita percaya pada apa yang diberikan_Nya, asal kita mau berusaha dan berdoa, semua jalan akan dipermudah ko.. ya, gak ada yang salah dengan para orang tua yang mungkin terlalu sayang terhadap anak wanitanya dan para wanita yang terlanjur menyayangi para laki-laki yang tidak sesuai dengan harapan para orang tuanya itu.. toh, hati siapa yang tau.. kalo aja bisa milih, ya pengennya dapet yang baik, tanggung jawab, penyayang, pengertian, sayang keluarga, bahkan pengen yang guanteng dan tajir melintir.. tapi mungkin untuk dua hal yang terakhir itu bonus yang diberikan untuk para mereka wanita yang mau bersabar dan ikhlas.. semoga saja kita para wanita termasuk ke dalam golongan yang dikasih bonus dan yang gampang dapat restu orang tua.. karena hanya orang tua yang mengerti saja yang bisa menerima apa yang menjadi pilihan para anak wanitanya..

salah satu hal yang sulit untuk para wanita, ya itu tadi.. selalu susah untuk menentukan hal yang mereka inginkan.. terlalu banyak ketakutan yang akan terjadi terhadap para wanita.. tidak sedikit ko sekarang para wanita yang belajar bela diri untuk bisa menjaga dirinya dari para lelaki hidung belang.. dan tidak sedikit juga wanita yang mampu meningkatkan kehidupannya tanpa harus selalu mengandalkan para laki-lakinya.. tak ada salahnya kan kalo ternyata para wanitanya lebih tinggi kedudukannya (di dunia) daripada laki-lakinya.. toh kalo soal materi, dalam keluarga kan milik bersama.. karena kita hidup bukan sendiri.. ya mungkin "yang bertangung jawab untuk menafkahi keluarga adalah suami" dan "uang suami adalah uang istri dan uang istri bukan uang suami".. tapi kalo istrinya yang mau dan ikhlas? surga banget tuh buat para wanita..

buat para laki-laki yang mungkin kedudukannya di bawah istri (di dunia), mereka akan secepat mungkin diberikan jalan kemudahan untuk menyambut rezekinya hanya untuk mereka para lelaki yang selalu mau berusaha dan berdoa.. jangan khawatir dengan semua itu hei para wanita, para laki-laki dan para orang tua.. percaya saja pada semua yang telah diatur_Nya.. gak akan ko kita keabisan rezeki.. udah ada bagiannya masing-masing.. tinggal kita ambil aja dengan cara yang udah ditentukan.. gak ada yang sulit ko.. semuanya mudah.. semua udah ada jalannya.. semua sudah ada aturannya.. kita amati alur permainannya, ikuti aturan mainnya, lalui jalannya, samapi kita bisa sampai ke tujuan kita..

Rabu, 04 November 2015

sampai saat ini

seperti apa kamu ini? aku mengenalmu tapi aku tak paham denganmu.. hidupmu sekarang terlalu banyak drama sayang.. sudah, nikmati saja hidup ini.. kita dari dulu belajar untuk tegar dan mandiri.. jangan karena ada orang baru yang mulai datang dan selalu ada untuk kita, sampai-sampai kita menjadi orang yang manja, lemah dan ingin dikasihani.. bukan seperti itu sayang.,. jangan tunjukkan pada mereka tentang status kita.. cukup mereka tau dengan sendirinya tanpa kita harus mengumbar status yang telah kita sandang sekarang ini..

kamu tau, dengan kamu mengaumbar status yang kamu miliki saat ini.. tidak sedikit mereka yang berlaku baik karena kasihan.. bukan mereka berlaku baik karena perduli atau sayang terhadap kita.. cukup sayangi dan kasihi diri kita, tanpa hahrus ingin dimengerti dan dikaihani orang lain..

aku tau dan aku mengerti tentang semuya itu.. hidup kita sama sayang.. status kita sama.. kepedihan dan yang kita alami tidak jauh berbeda.. tapi jangan pernah kamu menunjukkan pada mereka apa yang kita alami.. cukup mereka tau karena mendengar.. cukup mereka tau karena melihat.. dan cukup mereka tau karena merasakan apa yang kita lakukan dan alami..

jangan perburuk lagi suasana mereka dengan keadaan yang kita alami dan ingin mereka tau.. ya, wajar bila ingin meluapkan semua yang kita rasakan dalam hidup ini.. wajar bila memang semua sudah tak tertahan lagi menurut kamu.. tapi jangan pernah kamu beritahukan dan menggembor-gemborkan status kita.. jangan membuat mereka kasihan dengan penderitaan kita.. jangan membuat kita merasa paling bawah di depan mereka.. tunjukkan siapa kita.. kita yang kuat, tegar, tanggung dan bisa mandiri..

jika kamu tau dan mengertin dengan keadaan kita sekarang, dan jika kamu tahu kita yang harus mencoba mengerti dan peduli dengan keadaan orang di sekitar kita, maka jangan pernah mengeluh dengan apa yang kita sedang jalani saat ini..

mungkin dengan bersabar kita akan menemukan waktu yang lebih cepat dengan waktu yang sudah ditentukan.. memang mudah untuk dikatakan dan sulit unuk dijalani.. aku akui itu sayang.. tapi tak ada salahnya jika aku mengingatkanmu.. mungkin aku tidak bisa seperti apa yang aku sampaikan untukmu, namun aku berharap setidaknya kamu mengerti dan bisa seperti itu..

jangan buat rasa sayangku ini 
melebur dan sedikit demi sedikit berubah menjadi rasa kasihan terhadapmu.. aku menyayangimu sayang, bukan mengasihanimu..

you're still the best for me, until now .....