perempuan, wanita, cewe.. ada apa dengan kata itu? ada apa dengan mereka?
kenapa selalu mereka yang harus mengalah dan menerima nasib sebagai seorang pengikut? padahal mereka juga sama ingin memiliki kebebasan yang sesuai dengan apa yang mereka mau.. bisa menentukan kebahagian yang mereka inginkan.. tanpa harus ada bantahan, larangan ataupun aturan ini itu yang membuat semuanya menjadi mem-BT-kan..
iiiyyuuuuhh banget kan kalo ini itu, apa apa selalu gak boleh.. ini itu apa apa harus ada aturannya yang menurut aku berlebihan.. kenapa dengan perempuan, wanita, cewe?
pertama..
jangan banyak main kesana kemari, jangan main sama ini sama itu, jangan main sampai larut malam, jangan suka nginep-nginep tempat orang.. kenapa? jangan samakan semua wanita seperti mereka yang bahagia dengan apa yang mereka lakukan dan mereka dapatkan padahal dibalik semua itu tersimpan tangisan dan luka yang teramat dalam.. gak semua perempuan mau melepas rasa kepenasarannya untuk ML.. senakal-nakalnya orang pasti ada rasa takut dan sisi baiknya..
terus kenapa wanita selalu banyak larangan tentang hal itu? jangan pernah katakan jika semua sudah terjadi melampaui batas itu semua kesalahan wanitanya.. jangan pernah berfikir jika semua sudah terjadi hanya wanita yang akan menanggung beban dan jangan pernah mengganggap kalo semua udah kejadian diluar yang kita inginkan, laki-laki bisa tenang karena tidak meninggalkan bekas.. masih ada medis untuk membuktikan tentang persamaan DNA.. masih ada Sang Pencipta yang tau segalanya dan tidak ada yang bisa mengganggap semua itu hanya dosa wanita.. walau bagaimanapun juga, mereka berbuat dan mereka berdua yang akan menanggungnya..
kedua..
wanita itu akan menikah dan tentunya akan lepas dari yang namanya orang tua.. jadi carilah laki-laki yang mapan pekerjaannya dan mempunyai masa depan yang cerah..
ya, aku tau semua itu bukan sekedar materi atau malah jadi seseorang yang matre.. tapi realitanya, di dunia ini yang banyak dibutuhkan adalah materi.. lebih tepatnya lagi uang.. mungkin para orang tua bukan semata-mata tidak menyetujui dengan pilihan anak perempuan mereka dengan laki-laki yang tidak sesuai dengan harapan mereka.. tapi mungkin mereka para orang tua sudah bekerja keras dari mulai anak itu lahir ke dunia sampai waktunya mereka melepaskan anak perempuannya.. dengan gigihnya para orang tua mencari nafkah agar anak mereka bisa dihidupkan dengan layak, disekolahkan, diberi makan, diberi pakaian, tempat tinggal dan lain sebagainya.. mereka bekerja keras agar anaknya bisa hidup enak tanpa kekurangan suatu apapun.. tapi ternyata setelah dewasa, memilih laki-laki yang mungkin secara materi tidak sesuai dengan apa yang para orang tunya harapkan.. tak ada yang salah dalam hal ini.. mungkin para orang tua tidak mau anaknya jatuh ke dalam kehidupan yang mungkin nantinya bisa menjadi kesulitan untuk keluarga anak perempuannya.. karena selama ia dibesarkan oleh orang tuanya selalu mengusahakan apa yang anaknya inginkan.. begitu juga dengan anak wanita itu, yang mungkin telah menemukan kenyamanan dari seorang laki-laki, yang mungkin dengannya dia merasakan kasih sayang, dan mungkin walaupun secara materi tak sesuai dengan apa yang para orang tuanya harapkan, tapi tak ada salahnya untuk kita memberi kesempatan pada para laki-laki yang selalu terus ingin berusaha meningkatkan kehidupannya.. berusaha ingin membahagiakan para wanitanya.. berusaha memberikan apa yang para wanitanya butuhkan dan inginkan..
rezeki, yang lebih tepatnya uang, itu hal yang mudah dicari.. apalagi sudah ada yang ngatur.. jangan takutlah.. asalkan kita percaya pada apa yang diberikan_Nya, asal kita mau berusaha dan berdoa, semua jalan akan dipermudah ko.. ya, gak ada yang salah dengan para orang tua yang mungkin terlalu sayang terhadap anak wanitanya dan para wanita yang terlanjur menyayangi para laki-laki yang tidak sesuai dengan harapan para orang tuanya itu.. toh, hati siapa yang tau.. kalo aja bisa milih, ya pengennya dapet yang baik, tanggung jawab, penyayang, pengertian, sayang keluarga, bahkan pengen yang guanteng dan tajir melintir.. tapi mungkin untuk dua hal yang terakhir itu bonus yang diberikan untuk para mereka wanita yang mau bersabar dan ikhlas.. semoga saja kita para wanita termasuk ke dalam golongan yang dikasih bonus dan yang gampang dapat restu orang tua.. karena hanya orang tua yang mengerti saja yang bisa menerima apa yang menjadi pilihan para anak wanitanya..
salah satu hal yang sulit untuk para wanita, ya itu tadi.. selalu susah untuk menentukan hal yang mereka inginkan.. terlalu banyak ketakutan yang akan terjadi terhadap para wanita.. tidak sedikit ko sekarang para wanita yang belajar bela diri untuk bisa menjaga dirinya dari para lelaki hidung belang.. dan tidak sedikit juga wanita yang mampu meningkatkan kehidupannya tanpa harus selalu mengandalkan para laki-lakinya.. tak ada salahnya kan kalo ternyata para wanitanya lebih tinggi kedudukannya (di dunia) daripada laki-lakinya.. toh kalo soal materi, dalam keluarga kan milik bersama.. karena kita hidup bukan sendiri.. ya mungkin "yang bertangung jawab untuk menafkahi keluarga adalah suami" dan "uang suami adalah uang istri dan uang istri bukan uang suami".. tapi kalo istrinya yang mau dan ikhlas? surga banget tuh buat para wanita..
buat para laki-laki yang mungkin kedudukannya di bawah istri (di dunia), mereka akan secepat mungkin diberikan jalan kemudahan untuk menyambut rezekinya hanya untuk mereka para lelaki yang selalu mau berusaha dan berdoa.. jangan khawatir dengan semua itu hei para wanita, para laki-laki dan para orang tua.. percaya saja pada semua yang telah diatur_Nya.. gak akan ko kita keabisan rezeki.. udah ada bagiannya masing-masing.. tinggal kita ambil aja dengan cara yang udah ditentukan.. gak ada yang sulit ko.. semuanya mudah.. semua udah ada jalannya.. semua sudah ada aturannya.. kita amati alur permainannya, ikuti aturan mainnya, lalui jalannya, samapi kita bisa sampai ke tujuan kita..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
@s.mentari