Minggu, 15 November 2015

masalah dalam persahabatan

sakit hati, patah hati, kecewa, dan kawan-kawanya bukan cuma dirasakan karena cinta atau seorang lelaki, wanita (pasangan).. rasa sakit itu bisa juga timbul dari persahabatan, oleh sahabat, karena sahabat.. rasa iri, dengki dan cemburu tidak hanya terhadap pasangan atau lawan jenis.. tapi sahabat dan persahabatan.. karena sahabat juga punya rasa.. sahabat juga punya hati.. sahabat juga ingin dimengerti..

persahabatan itu terjadi lebih dari satu orang.. persahabatan itu saling terhadap semuanya.. bukan hanya salah satunya.. bukan persahabatan namanya, lebih tepatnya pemanfaatan.. jika satu yang peduli, jika satu yang mengerti, bukan persahabatan..

persahabatan memang ada.. aku tau persahabatan itu ada.. tapi aku ragu, apa persahabatan itu memang terjadi? aku hanya percaya tentang sahabat, bukan persahabatan.. persahabatan itu saling.. bukan salah satu.. sahabat yang selalu mengerti, sahabat yang selalu peduli.. ya, aku percaya itu ada.. tapi sahabat yang lainnya? jika sama yang dia rasakan, mungkin itu yang namanya persahabatan.. menjalin persahabatan.. tapi jika hanya satu dari mereka yang memiliki rasa kepedulian dan pengertian, bukanlah persahabatan..

persahabatan bisa hancur karena berbagai faktor.. sebuah kesalahpahaman, ataupun sesuatu yang dinamakan cinta.. cinta!! dimana-mana cinta selalu ada.. dimana-mana cinta selalu punya andil masing-masing.. tapi disini aku berbicara tentang cinta yang selalu munul dengan tiba-tiba dan memberi dampak yang berbeda-beda..

semua dalam sebuah persahabatan bisa hancur karena cinta.. entah itu dalam hal menyukai orang yang sama, atau kah mereka yang hidup sendiri dan tiba-tiba punya pasangan.. biasanya kebanyakan orang-orang selalu menyalahkan dia yang ke duan setelah sahabatnya yang mencintai pasangannya.. kenapa? apa memang ada yang salah? apa orang bisa menentukan kemana hatinya berlabuh? apa setiap orang bisa meyingkirkan perasaan yang ada di hatinya ataupun di hati orang lain? apakah setiap orang bisa menentukan siapa yang akan menjadi jodohnya? tidak.. semua tidak bisa dan tidak ada yang tau.. mungkin semua terjadi karena sudah jalannya harus seperti itu.. mungkin takdir yang sudah digariskan memang seperti itu.. siapa yang bisa kita salahkan?


tentang cinta yang mulai menghampiri salah satunya.. bukan karena mencintai orang yang sama, bukan karena mencintai seseorang yang pernah dicintai orang yang sebelumnya.. bukan karena mencintai orang yang dibenci sahabatnya.. tapi, karena dia mencintai seseorang itu, maka rasa cintanya terhadap sahabat ataupun persahabatannya mulai sedikit pudar.. hatinya mulai terbagi.. dan terlebih lagi banyak waktu yang tersita untuk pasangannya, perhatian yang lebih besar terhadap pasangannya, lebih perduli terhadap pasangannya, dan mulai mengenyampingkan sahabat dan persahabatnannya..

ada juga persahabatan yang kacau gara-gara jarak.. dalam hubungan asmara biasa disebut LDR.. berlaku juga buat persahabatan gak ya? jaman sudah canggih dan modern.. bisa telepon, sms, BM, WA, vidio call, skype, dan lain sebagainya.. tapi mungkin itu kurang berlaku dalam persahabatan.. hanya lebih berlaku untuk pasangan.. dikarenakan dalam sebuah persahabatan tersebut terjadi perpecahan daerah tempat tinggal karena suatu hal, maka komunikasi jarang, lebih sibuk dengan kerjaan masing-masing.. makannya, sedikit waktu untuk ngobrol, curhat, sharing, apalagi ketemu.. mungkin apapun itu alasannya, setidaknya bisa menjalin hubungan sebisa mungkin dengan memanfaatkan teknologi yang ada pada era sekarang ini.. jangan sampai ada alsan persahabatan bubar karena satu hal..

aku meyakini bahwa persahabatan itu bisa kekal.. persahabatan itu murni.. persahabatan itu tulus.. persahabatan itu saling antar sesamanya.. bukan menjagokan atau membela dirinya agar terlihat lebih di atas sahabat-sahabatnya.. asalkan semua bisa saling mengerti dengan keadaan masing-masing, lebih mau perduli terhadap sesamanya dan tak pernah ada suatu kebohongan apapun yang tersimpan dalam benaknya.. entah itu mungkin menyakitkan hati ataupun memberi bahagia..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

@s.mentari