jodoh memang sudah ada yang mengatur dan sudah digariskan pula pada takdir setiap manusia.. tapi apa jodoh itu bisa berubah? mungkin bukan berubah, tapi memang kita tidak pernah ada yang tau jodoh kita siapa.. jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa jodoh bisa berubah..
lain dengan rezeki yang bisa berubah asalkan manusia itu mau berusaha untuk dirinya sendiri.. tapi apakah itu juga memang sebenarnya sudah digariskan? jadi apakah takdir pada setiap manusia itu bisa berubah dengan usahanya ataukah memang takdir sudah menggariskannya seperti itu?
bukan ingin menolak pada takdir, bukan tidak setuju pada takdir, bukan ingin menyalahkan takdir.. tapi keinginan yang kita miliki kadang tak sejalan dengan apa yang sebenarnya terjadi dan tidak sesuai dengan takdir yang telah digariskan..
inginnya itu selalu terwujudnya semua yang kita inginkan dan kita harapkan.. mungkin bukan tidak sesuai dengan yang diinginkan, tapi mungkin kita yang kurang ikhlas menerima semua kenyataan yang sebenarnya terjadi.. kalau kita bisa ikhlas menerima semua yang terjadi mungkin semua tak akan terasa berbeda dengan apa yang kita inginkan dan kita harapkan..
aku selalu berdoa dan berusaha agar apa yang aku harapkan bisa terwujud.. tapi jika semua yang kuharapkan tak terwujud, bukan karena aku tidak berusaha.. tapi mungkin takdir yang telah digariskan bukan seperti itu.. mungkin itu bukan yang terbaik untukku.. karena semua yang kita dapatkan adalah sesuai dengan apa yang kita lakukan dan berikan.. sudah menjadi yang terbaik yang kita dapatkan..
kita tidak akan mendapatkan apa yang bukan seharusnya untuk kita.. kita juga tidak akan mendapatkan apa yang tidak sesuai dengan apa yang sudah kita perjuangkan.. semua sudah ada porsinya masing-masing, semua sudah ada jalannya masing-masing, dan semua sudah ada takdir yang digariskan untuk kita semua..
Rabu, 30 Desember 2015
Jumat, 11 Desember 2015
HiVi - Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi
Ketika Ku mendengar bahwa
Kini kau tak lagi dengannya
Dalam benakku timbul tanya
Masihkah ada dia, di hatimu bertahta?
Atau ini saat bagiku untuk singgah di hatimu
Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti ku tak merasa
Ada yang berbeda diantara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada dihidupku..
Kini ku tak lagi dengannya,
Sudah tak ada lagi rasa antara aku dengan dia
Siapkah kau bertahta, di hatiku adinda
Karna ini saat yang tepat untuk singgah di hatiku
Namun siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti ku tak merasa
Ada yang berbeda diantara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada dihidupku..
Pikirlah saja dulu
Hingga tiada ragu
Agar mulus jalanku
Melangkah menuju hatimu
Pikirlah saja dulu
Hingga tiada ragu
Agar mulus jalanku
Melangkah menuju hatimu
Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti ku tak merasa
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku melewatkanmu hanya kar'na
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada..
Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti ku tak merasa
Ada yang berbeda diantara kita
Dan tak mungkin kumelewatkanmu hanya kar'na
Diriku tak mampu untuk bicara
Bahwa aku inginkan kau ada dihidupku
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Bila kau jatuh cinta katakanlah jangan buat sia-sia
Siapkah kau 'tuk jatuh cinta lagi?
Kamis, 10 Desember 2015
selalu tentang itu
orang kaya pun bisa bangkrut, bisa korupsi dan dipenjara, bisa sengsara dan menderita.. begitupun yang sederhana bisa menjadi kaya, bahagia dan sejahtera..
roda itu terus berputar.. tidak selalu yang di atas menjadi no 1 dan yang di bawah selalu tersisih.. ada kalanya suatu saat nanti yang di bawah akan memanjat naik ke atas dan sampai di puncak.. juga yang di atas tidak menutup kemungkinan untuk terpeleset dan jatuh ke bawah..
padahal bukan mereka yang ngejalanin, bukan mereka yang ngerasain.. tapi kenapa harus ada aturan ini itu yang tidak sesuai dengan hati.. salah bila hati ini menyimpan seseorang yang membuat kita nyaman? salah bila hati ini merasakan kasih sayang dari seseorang yang tulus?
mungkin dia kalah dalam materi, tapi kita bisa berjuang sama-sama.. karena ada yang bilang "berjalan bersama lebih indah daripada kita menunggu di tempat tujuan"..
cukup dan mungkin sangat mengerti dengan alasan yang diberikan untuk kebahagiaan kita dan ingin memberikan yang terbaik untuk kita.. tapi mau dikatakan apalagi jika memang jodoh yang telah disiapkan_Nya adalah dia.. menolak pun tak akan pernah bisa..
mungkin saat ini harta yang dimilikinya tak seberapa.. tapi jika memang dia jodoh yang sudah ditakdirkan untuk kita, dengan apa yang dia punya saat ini, dan mungkin dia akan bangkit memanjat ke atas saat bersama dengan kita, mau bagaimana? mungkin dengan kita waktunya dia berjaya..
mungkin kebahagiaan tentang materi lebih yang telah digariskan_Nya untuk kita bukan saat ini, mungkin akan ada hari lain dimana semua akan berbalik dan kita berada di puncak.. bukan hal yang tidak mungkin kan kalau kita mau berusaha..
bukan satu atau dua orang yang telah membuktikannya.. banyak orang yang berada di atas dan ternyata dulunya dia berada sangat jauh di bawah.. mungkin karena dengan perjuangannya, kerja kerasnya, dan mungkin memang sudah takdir yang telah digariskan untuknya seperti itu.. agar dia merasakan bagaimana berjalan di atas kerikil, panasnya matahari, dinginnya malam, dan lelahnya bekerja.. tapi semua terbayar dengan tekadnya.. hingga waktunya tiba, dia mencapai puncaknya..
mungkin juga sama untuk dia yang saat ini sedang bersemayam dalam hati.. mungkin bukan saat ini waktu yang tepat untuknya.. mungkin akan ada "suatu saat nanti" yang memang entah kapan itu.. namun semoga secepatnya semua bisa terjadi..
kapan mereka bisa merasakan seperti aku? atau apakah aku bisa seperti mereka?
Selasa, 08 Desember 2015
cantiknya permainanmu
seperti apa yang pernah dikatakan sebelumnya.. tentang sahabat dan persahabatan..
aku tidak punya alasan untuk marah terhadapmu.. aku tidak punya alasan untuk membencimu.. aku juga tidak punya alasan untuk mengatakan tentangmu dalam apa yang ada dalam fikiranku.. karena mungkin salah satu alasan yang sebenarnya juga ada dalam diriku.. alasan yang sebenarnya ada karena aku.. dan mungkin alasan yang seharusnya timbul dari dalam diriku..
terlalu banyak alasan yang kau lontarkan untuk menyembunyikan sesuatu.. mungkin aku memang tidak tau, tapi aku bisa sedikit mengerti tentang semua alasan yang kau lontarkan arahnya kemana.. jangan terlalu memberikan banyak alasan, karena alasan yang satu bisa untuk menutupi alasan kedua, tapi untuk selanjutnya akan semakin banyak alsan yang harus kau siapkan..
kau mungkin menyimpan segudang persediaan alasan, namun kenyataan yang terjadi lebih dari itu.. alasan yang kau siapkan pasti akan menjadi sedikit dan hanya sepersekiannya saja dibanding dengan alasan yang harus kau tutupi dengan alasan..
kau mungkin bisa berkata ya atau tidak, tapi hatimu tidak bisa berbohong jika ternyata bukan ya dan tidak, tapi tidak dan ya untuk pertanyaan yang aku lontarkan..
janganlah kau memberikan hujan dengan alasan untuk meberikan kesejahteraan pada para petani dan peternak namun ternyata tujuan hujan yamg kau turunkan tidak lebih hanya satu alasan, untuk memberikan bencana dan membuat banjir di mana-mana..
jangan memberikan alasan hanya sekedar untuk membuat senang, tapi berilah alasan yang benar-benar ingin membuat mereka senang..
bukan bahagia yang kurasa, dengan alasan yang kau berikan malah membuat luka.. aku memang tidak tau, aku tidak bisa membaca isi fikiranmu dan tidak bisa merasakan apa yang ada dalam hatimu.. tapi setidaknya aku tau dan bisa mebaca kemana arah tujuanmu..
bukan hanya kali ini kau memberikan alasan yang sedikit membuat tanya dalam benakku.. mungkin jika hanya satu kali, aku tak kan berfikir dua kali untuk memnyimpulkan apa maksud dan tujuanmu.. tapi karena ini lebih dari satu dan dua kali, tidak salah juga kan jika semua membuatku menjadi berfikir kembali.. mengulang kembali tentang alasan-alasan yang pernah kau berikan..
aku memang tak sehebat kamu, aku tak sehebat dia, dan aku mungkin tak sehebat mereka.. tapi aku tau tentang apa yang terjadi melalui sikap yang kamu perlihatkan.. mungkin kau menutupi semuanya, terlihat baik-baik saja dan tidak ada apa-apa.. tapi apa yang kau perlihatkan bukan menunjukkan tentang semua itu..
jangan katakan tidak jika ternyata hatimu mengatakan iya.. jangan katakan iya jika ternyata hatimu berkata tidak.. karena bukan hanya aku dan kamu yang merasakan perihnya luka, tapi juga dia yang dan mereka yang tidak tau apa-apa..
kau bermain sangat cantik sehingga kau bisa menutupi semuanya.. terlalu indah permainanmu.. tapi sayang, itu tidak berlaku untukku.. aku bisa melihat semua perbedaannya.. kau bukan hanya sekedar teman atau sahabat yang melintas di sebrang jalan, tapi kau juga singgah dan menepi sehingga tidak terlalu sulit untukku membaca semua yang kau tulis dalam dirimu lalu kau sembunyikan..
"per" itu tidak seperti ini.. "per" itu saling.. bukan hanya saling membatu jika perlu, tapi juga saling berbagi kebahagiaan.. bukan untuk bahagia diatas penderitaan yang lain.. bukan untuk bersedih dan terluka melihat kebahagiaan yang lainnya.. tapi kita semua merasakan apa yang kau, dia, mereka dan kita semua rasakan..
karena terlalu banyaknya alasan yang kau berikan sehingga alasan yang pernah kau lontarkan kau ulang kembali.. karena alasan yang kau berikan berbeda dengan alasan sebelumnya dan karena kau lupa dengan alasan yang akan dan yang sudah kau berikan..
Kamis, 03 Desember 2015
kalau "tanpa" kalau
lelah ini menghamipiri saat raga mulai menemukan titik jenuhnya.. hidup dan tinggal di kota orang sangat sulit.. bekerja keras untuk tetap berjuang dalam hidup.. terlalu banyak resiko yang mungkin dihadapi.. ntah itu fisik maupun materi.. lelah raga ini selalu beraktifitas seharian tanpa henti.. hanya ada gelap yang membuat raga menemukan zona nyamannya.. saat terang, tak bisa untuk menemukannya..
suatu tuntunan dalam hidup yang harus dijalani.. lelah memang.. sangat lelah.. bukan hanya fisik, tapi hati dan fikiran..
tinggal di kota orang, numpang hidup di rumah orang, bekerja di kota orang dan jauh dari keluarga.. bingung rasanya harus membagi segala sesuatu.. bukan hanya sebatas materi, tapi hati dan fikiran juga.. hati yang lelah selalu bersabar pada apa yang terjadi, harus mengalah walaupun bukan yang kita inginkan.. fikiran, bagaimana caranya agar bisa betah tinggal di tempat orang, hidup di kota orang, bekerja dengan tanpa ada istirahat, dan jauh dari keluarga..
harus bisa nunjukin kalau kita baik-baik aja, kalau kita betah, kalau kita selalu semangat, kalau kita senang, kalau kita gak merasa terbebani, kalau kita merasa nyaman dan masih banyak lagi "kalau".. terlalu banyak "kalau" membuat hati ini merasa lelah.. entah sampai kapan kelelahan ini harus aku tahan..
tak pernah ada waktu untuk aku bisa menemukan zona nyamanku.. hanya pada gelap aku menyandarkan raga ini.. hanya akhir pekan yang membuatku bisa menghentikan rutinitasku, mungkin hanya sebatas rutinitas formal.. tapi tetap saja masih banyak hal yang harus aku lakukan di akhir pekan..
lalu kapan aku bisa me_refresh raga, hati dan fikiran ini?
mungkin setelah aku sudah kehilangan rasa lelahku.. bukan karena aku menemukan zona nyamanku, tapi terlebih karena aku mulai terbiasa dengan semua kelelahan yang aku rasakan, yang aku hadapi dan aku jalani..
merasa seperti orang bodoh yang terus mengeluh dalam keinginan diri yang menggebu setelah semua diperjuangkan dan mendapatkan kemenangan.. tapi setelah kemenangan itu didapat, malah merasa tersakiti dan tersiksa dengan keinginan yang pernah ada..
berharap untuk kembali seperti dulu, hidup, berjuang dan bisa menyambung hidup di kota tercinta.. atau mungkin bisa bertahan dan tetap kuat berjuang di kota orang.. tanpa harus mengeluh, tanpa harus merengek, tanpa harus pasrah, tanpa harus kecewa, tanpa harus tersiksa dan "tanpa" yang lain-lainnya..
Rabu, 02 Desember 2015
sulitnya berdamai
sulit jika hati harus berdamai dengan kenyataan.. seseorang yang hatinya sudah terlanjur terkunci akan sulit untuk menerima kenyataan di luar sana yang ternyata tidak sesuai dengan kata hatinya.. inginnya hanya membuang kunci hati tanpa keluar untuk melihat kenyataan yang sebenarnya..
jika saja diluar sana lebih indah daripada terpenjara dalam hati, lebih baik kabur menembus dinding bagaimanapun caranya.. tapi, tidak seperti itu kenyataannya.. ketika seseorang harus berdamai dengan hati yang tak sesuai dengan apa yang terjadi, bimbanglah dia.. memilih antara hati yang tersakiti atau lebih baik mati tak punya hati..
bukan bertindak seperti apa maunya tanpa memperdulikan hati yang lainnya.. tapi, apapun yang menjadi sebuah keputusan akan selalu ada hasilnya, akan selalu ada resikonya, dan yang lebih pasti akan ada hati yang tersakiti..
ingin rasanya kenyataan berdamai dengan hati, atau hati yang berdamai dengan kenyataan.. tapi sulit rasanya untuk saat ini.. seperti menancapkan pedang dalam dada ini jika harus berdamai dengan hati dan hidup dalam kenyataan.. seperti raga tanpa nyawa saat harus berdamai dengan kenyataan namun hati berkata lain..
seperti itukah mereka yang terbelenggu dalam kepura-puraan? tersenyum dibalik tangis luka yang dalam dan menangis dibalik kebahagiaan yang mereka rasakan..
bukan seperti itu yang diinginkan dan diharapkan.. inginnya hati bisa berdamai dengan kenyataan.. merasakan apa yang kenyataannya berpihak pada hati.. ingin tersenyum lebar karena merasakan bahagia serta menangis karena terharu dan bangga..
mungkin sulit untuk mereka yang merasakan perihnya terluka karena tidak adanya persamaan antara hati dan kenyataan.. hanya satu hati yang dimiliki dan itu pun harus dikorbankan demi seribu kenyataan yang sebenarnya tak mengapa jika mereka mengikuti hati itu..
waktu itu terus berjalan maju tanpa dia diberi kemampuan untuk mundur.. dan itulah perjuangan, yang harus seperti waktu terus maju ke depan tanpa harus mundur.. begitupun masa, yang akan melihat ke depan bukan akan memasuki masa lalu.. biarlah masa lalu hanya sebagai kenangan..
waktu itu sudah pasti akan selalu berjalan maju ke depan, tak kan pernah untuk mundur ke belakang.. maka percayalah dengan kehidupan di masa yang akan datang.. mulailah berdamai antara hati dan kenyataan.. karena perjuangan tanpa henti, tanpa adanya kemunduran, suatu saat nanti akan mencapai kemenangan.. antara hati dan kenyataan, pasti akan ada yang menang.. namun yang satunya lagi bukan menerima kekalahan.. tapi kemenangan bersama.. karena saat itu, hati dan kenyataan akan berdamai..
sama rata
yang sakit itu terkadang lebih banyak memiliki karya daripada yang sehat.. yang kekurangan terkadang lebih bisa menghargai segala sesuatu yang dia punya dan dia bisa daripada yang mempunyai lebih dan mendekati sempurna..

tapi mungkin bukan itu.. sebenarnya semua orang bisa.. tidak hanya mereka yang punya penyakit ataupun yang kekurangan.. hanya saja mereka yang lebih, sedikit pemalas dan kurang bisa menghargai..
terkadang yang sakit mempunyai kelebihan yang sangat bisa berkembang.. mungkin bukan karena yang sehat itu tidak bisa.. tapi yang sakit lebih bisa menghargai waktu dan segala yang dia punya dan dia bisa.. mereka berfikir untuk tidak mau merepotkan orang lain dan ingin bisa mandiri.. sehingga apa yang dia bisa akan dia perjuangkan dan dia kembangan lebih baik lagi.. mungkin mereka berfikir agar bisa lebih memanfaatkan waktu yang mereka punya.. ntah sampai kapan mereka akan bisa bertahan.. padahal, kematian tidak secepat itu pada orang yang sakit.. bisa saja mereka yang sehat yang dipanggil duluan..
tapi mereka yang sehat terkadang kurang berfikir sampai sejauh itu.. mereka yang sakit bisa lebih cepat berkembang karena mereka lebih bisa menghargai segala sesuatu dan orang lain terkadang sangat menyoroti mereka yang mempunyai penyakit namun memiliki kemampuan lebih.. sehingga untuk mereka yang sehat terkadang tenggelam oleh mereka yang sakit..
mereka orang-orang yang mempunyai penyakit biasanya lebih tegar dan menunjukkan bahwa mereka baik-baik saja.. selalu tersenyum dan banyak tertawa.. padahal mereka menyimpan sakit yang teramat dalam.. namun mereka tutupi dengan keceriaan dan karya-karya yang mereka suguhkan sehingga orang lain akan lebih fokus pada apa yang dia bisa..
namun, jangan pernah lupa juga untuk mereka orang-orang yang mempunyai kelebihan dengan kesehatan yang mereka miliki.. mereka juga sama ingin dihargai.. bukan untuk dikasihani orang-orang yang sakit.. tapi sejajarkan lah karya-karya mereka namun tetap dengan tanpa menelantarkan mereka yang sakit dan membiarkan penyakit yang dideritanya..
Selasa, 17 November 2015
tak ingin terbiasa tanpamu
bukan aku takut kehilanganmu.. tapi aku takut aku tidak bisa berhenti untuk memikirkanmu..
bukan aku takut kehilangan perhatianmu.. tapi aku tidak terbiasa dengan tanpa adanya kamu..
aku mengingninkanmu dengan semua yang kau memiliki.. dengan ketidaksempurnaanmu dan kelebihan yang kau miliki..
aku menyayangimu karena aku pernah menyayangi mereka.. menyayangimu entah aku harus bahagia atau kecewa.. dibatas semua yang kurasa, ada celah yang membuatku susah untuk menembusnya.. berlarilah sejauh yang kau bisa.. jangan pernah menoleh ke belakang sampai kau merasa lelah.. sampai kau merasa aku tak ada di belakangmu dan sampai kau menemukan dia di depanmu.. dan pada akhirnya kau lupa adanya aku..
tak perlu hiraukan apa yang ada di belakangmu.. tatap jauh ke depan.. jika takdir sudah berkata lain, dengan sendirinya aku akan datang untuk mengejarmu tanpa kamu harus berhenti.. aku akan menemukanmu tanpa kamu menampakkan diri.. dengan sendirinya dia akan pergi dan kamu sendiri, mulai menoleh kembali..
1 hal
1 hal yang aku tau dalam hidup ini, berjuang...
1 hal yang aku rasakan dalam hidup ini, rindu...
1 hal yang aku mau dalam hidup ini, bahagia...
1 hal yang aku ingin lakukan dalam hidup ini, berbagi kebahagiaan...
1 hal yang aku benci dalam hidup ini, ketakutan...
1 hal yang akucintai dalam hidup ini, KAMU...
KAMU, my pap...
KAMU, my brother...
KAMU, my fams...
dan
KAMU, my dear...
DEAR, kata yang sudah pasti aku sayangi.. yang pasti aku ingini.. yang pasti aku ingin bahagiakan selain semua yg menjadi keluargaku.. tapi, kamu juga DEAR yang pasti akan aku benci jika suatu saat nanti aku merasa kecewa karenamu.. karena semua hal yang mengecewakanku, pasti berasal dari KAMU yang pasti aku sayangi..
KAMU, DEAR.. siapapun kamu, apapun kamu, dan entah apa kamu harus aku namakan.. semua rasa yang aku terima dan dapatkan berasal dari KAMU, DEAR...
kita semua, bukan hanya aku, kamu, dia atau mereka.. tapi KITA SEMUA.. pasti akan sakit hati karena mereka yang kita sayangi..
*apalah, aku gak tau lagi ngebahas apa ya? cuma mencoba menggerakkan jemari aja yang udah gatel pengen goyang di atas keyboard hahahaha
hari pertama
16 November 2015...
hari pertama untuk kelelahanku dimulai.. keseharianku untuk sekitar 3.5 bulan ke depan akan padat.. kerja mulai dari jam 08.00 s.d 17.00 dan dilanjut brevet jam 18.30 s.d 20.30.. jika dibayangkan mungkin terasa sangat lelah.. kapan aku istirahatnya? itu yang menjadi pertanyaanu.. cape, itu biasa.. salah satu resiko yang harus aku terima.. aku menyetujuinya, aku mau dan akupun harus bisa menerimanya.. lelah, cape dan mungkin kapan aku beristirahat? seharusnya jangan dibayangkan dan jangan dirasakan.. cukup dijalani dan dinikmati.. semua yang dikerjakan jangan dijadikan sebagai beban, tapi nikmati hidup sesuai dengan yang sudah seharusnya kita lakukan.. ambil saja hasil yang nanti akan kita dapatkan..
kerja.. ya sudah pasti uang sebagai bayaran dari yang kita kerjakan.. tapi ilmunya bisa lebih banyak kita dapatkan lebih dari uangnya.. jangan jadikan pekerjaan yang kita terima sebagai salah satu kewajiban yang harus dijalankan.. tapi lakukan dengan santai seperti kita sedang bermain..
brevet.. dari jam 18.30 s.d 20.30.. jam-jamnya pulang kerja dan seharusnya aku pakai untuk istirahat karena besok paginya harus sudah kerja lagi.. tapi beginilah hidup yang harus aku jalani.. sekali lagi, jangan jadikan semua ini beban.. lihat apa yang nantinya kita akan bisa dpaatkan.. ilmu, pengalaman, wawasan, pembentukan diri dan lain sebagainya yang sudah pasti banyak sekali..
sedikit aku ingin becerita..

16 November 2015.. hari pertama di Univeritas Widyatama.. aku tidak tau tempatnya, aku tidak punya kendaraan dan hanya mengandalkan kendaraan umum.. untuk hari pertama aku diantarkan sodaraku ke Univ. Widyatama.. hanya sampai pinggir jalan dan aku berjalan menyusuri jembatan sungai menuju kampusnya.. sampai di kampusnya aku bingung harus pergi kemana.. tanya lah aku sama satpamnya menanyakan tentang brevet pajak.. aku di suruh ke sekretariat LPAP yang aku sendiri gak tau dimana.. walaupun pak satpam nya nunjukin arah, tetep aja gak tau.. setelah aku cari-cari akhirnya ketemu.. aku dikasih tas yang isinya 2 buku brevet pajak yang tebel, 1 buku tulis dan 1 pulpen.. setelah itu aku mencari lagi ruangan B111.. aku jalan lagi ke gedung lainnya untuk mencari ruang B111.. dan akhirnya aku nemuain ruangan B111.. nunggu jam 18.30 masih lama, sekitar 1 jam lagi.. aku putuskan untuk nunggu di kantin..
berasa jadi mahasiswa lagi.. banyak banget mahasiswa di kantin itu.. mahasiswanya gede-gede.. malah jadi berasa ade tingkat dan masih baru.. duduk sendirian di kantin kampus.. biar gak terlalu malu, aku beli minum dan sedikit cemilan.. stelah mulai memasuki jam 18.30, aku masuk ke ruangan.. tak ada satu pun yang aku kenal.. dan aku kira yang ikut brevet itu umurnya di atas aku semua dan udah pada kerja.. tapi ternyata yang ikut masih muda-muda.. dan banyak juga yang masih kuliah.. jujur aku sama sekali gak ngerti tentang hitung-hitungan, accounting apalagi perpajakan.. lebih tepatnya aku kurang suka.. tapi mau gimana lagi.. jalani saja..
orang yang duduk disebelahku perempuan yang sudah bekerja dan sudah menikah.. dia sama sepertiku, menjadi utusan dari perusahaannya.. namanya SRI dari karawang yang ngedapetin suami orang purwakarta.. mudah-mudahan cocok dan orangnya asik..
setelah datang instruktur pertama, ternyata dia diutus dari kantor perpajakan untuk memberikan materi terhadap peserta perpajakan.. namanya Bapak Setiawan.. penyampaian materinya sih cukup jelas, tapi bicaranya yang kurang jelas.. dimengerti sajalah.. cukup rumit aku belajar tentang pajak.. aku gak ngerti dan aku gak suka.. pastinya cukup sulit aku menaklukannya.. tapi aku akan terus mencoba dan berusaha.. aku harus bisa dan pasti bisa..
aku keluar kelas brevet jam lewat dari pukul 20.30.. nunggu jemputan? kelamaan nunggu nyampe jam 22.00.. mau gak mau aku harus naik angkot.. nunggu angkot warna pink di pinggir jalan gak dateng-dateng.. karena kelamaan nunggu, jadinya aku naik angkot warna ijo no 77.. turun di cicaheum dan mesti naek angkot lagi untuk sampai di sukamiskin.. tapi untungnya ada sodara aku yang kebetulan mau pulang.. dan aku cuma naik angkot sampai cicaheum doang..
pulang-pulang aku sampai rumah jam 21.00 lewat.. lelah rasanya badan ini.. begitu sampai belum sempat aku ganti pakaian sudah aku langsung berbaring.. piuuuhh.. tapi mau bagaimana lagi.. perjuanganku untuk hidup ya seperti ini.. setidaknya semua bisa memacu semangatku untuk tidak menyerah dengan semua keadaan ini.. masih banyak mereka diluar sana yang mungkin kesibukannya lebih dari yang aku jalani..
jangan pernah menyerah dalam hidup.. suatu saat semua perjuanganmu akan mendapatkan bayaran yang setimpal.. jangan pernah mau mundur dalam peperangan hidup ini, suatu saat kamu akan mendapatkan kemenangan dari perjalanan hidupmu..
Senin, 16 November 2015
terlalu takut
tak ingin rasanya pergi untuk memeriksakan kesehatan jika ternyata banyak yang dikeluhkan adalah penyakit yang menggerogoti tubuh kita.. takut rasanya menemui dokter dan memeriksakan apa yang kita alami.. apalagi kalo ternyata hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.. vonis dokter yang teramat menyeramkan jika ternyata kalimat yang keluar dari dokter menyatakan penyakit kronis yang diderita..
pupus sudah harapan-harapan mereka yang ternyata memiliki penyakit yang serius.. meskipun banyak sebagian orang yang tidak ingin merasa dirinya berbeda dan terus menunjukkan ketegaran dalam hidupnya.. selalu tertawa bahagia yang ternyata dibaliknya menyimpan sakit yang teramat dalam..
untuk sebagian dari mereka, ada yang tak ingin diketahui sakitnya karena berbagai alasan.. tak mau merepotkan, tak mau dikasihani, tak mau membuat orang-orang disekitarnya sedih, dan lain sebagainya.. tapi ada juga sebagian dari mereka yang ingin menunjukkan apa yang dirasanya.. agar orang lain mau mengerti dengan kondisinya, agar orang lain tidak merasa mereka yang paling menderita.. tapi masih ada orang yang jauh lebih terpuruk dari mereka..
banyak yang mengidap penyakit serius yang mungkin dia sebenarnya tau tentang itu, tapi dia tak mau memerikskannya karena tak mau mendengarkan bahwa ternyata hasilnya adalah apa yang dia pikirkan.. tapi mungkin itu salah, karena mungkin seharusnya ada penanganan yang benar untuk apa yang dideritanya..
beberapa dari mereka menyembunyikan apa yang dirasakannya.. selalu menunjukkan keceriaan seperti tak terjadi apa-apa.. selalu tertawa bahagia padahal menyiksa.. tak ada salahnya jika mereka mau berbagi tentang apa yand dideritanya.. tentang apa yang dialaminya.. bukan untuk merasa dikasihani atau ingin diperlakukan lebih, tapi lebih karena ingin berbagi dengan mereka yang tentu menyayanginya..
aku sepertimu dulu
tentang apa yang aku rasakan saat ini sama sepertimu.. seperti yang kau rasakan dulu.. katamu pedih, perih, sakit dan mungkin kau terluka.. hatimu yang terluka.. mungkin sama denganku, dengan yang saat ini kurasakan.. masalahku ternyata sama denganmu.. ketika faktor terberat yang menjadi halangan.. faktor terberat yang mungkin memang sulit untuk ditaklukan.. mungkin yang kau rasakan dulu sesakit yang kurasakan saat ini.. terbelenggu dalam perasaan yang mungkin tidak ada untuk seharusnya.. mungkin tak harus ada agar semua tidak merasa ada yang kecewa.. namun hatimu dan hatiku sama.. tak bisa memaksaan perasaan ini.. tidak bisa membuang perasaa yang sudah ada dalam hati ini.. jika bisa untuk dirubah, mungkin kau dan aku memilih untuk tidak memiliki rasa agar tak ada luka..
dulu, kau bingung dibuatnya.. harus bagaimana yang dilakukan.. sementara perasaan ini terus bertumbuh dan berkembang sementara faktor terberat mengahruskan kita untuk mematikan rasa yang ada.. ketika kita tersudutkan pda hal yang memang kita sayangi, sulit untuk membuat pilihan yang memang keduanya teramat penting.. tapi pilihan hanya ada satu.. dan salah satu yang terkorbankan akan menimbulkan luka dan kecewa..

mungkin dulu kau sama sepertiku.. berjuang mati-matian untuk mempertahankan rasa yang tumbuh dalam dirimu.. sampai kau menangis dan ternyata tangismu tak pernah didengar.. seperti kau menangis dalam hujan.. mungkin mereka tau, tapi tak ingin mengetahuinya karena tangismu tak terlihat sehingga mereka pura-pura untuk tidak melihatnya.. andai saat ini aku sama sepertimu yang harus mundur dan menyerah, aku tidak tau apa yang akn terjadi untuk kedepannya.. kaupun yang pernah mencobanya sangat sulit melakukannya dan ternyata itu tak pernah berhasil.. meskipun tak ada kepastian yang jelas, namun kalian masih saling menginginkan untuk bersama.. mungkin yang saat ini kurasakan seperti itu..
butuh waktu yang cukup lama mungkin untuk kamu melewatinya.. dan mungkin saja rasa itu masih ada sampai saat ini.. ada walaupun hanya sebagai kenangan yang melintas melesat seperti roket.. jika kamu saja yang sudah berjuang mati-matian masih gagal, bagaimana dengan aku.. rasanya mungkin sudah berubah, sudah berbeda dan sudah berpindah.. tapi walau bagaimanapun juga, kalian pernah berjuang bersama untuk melewatinya.. berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan bahagia.. bagaimana dengan aku yang selalu takut akan faktor yang terberat dalam keputusan yang nantinya akan menyudutkanku dalam mengambil keputusan..
mungkin kamu bisa bilang lenyap karena alasan yang mungkin jawaban dari setiap pertanyaamu.. tapi hati tak akan pernah bisa untuk berbohong apapun yang bisa mulutmu katakan.. tapi bagaimana dia yang sekarang berjuang untukku.. tak mungkin sekali untuk aku mengecewakannya.. tak ingin sekali aku mematahkan semangatnya untuk selalu memperjuangkanku.. tapi, rasa kecewa itu suatu saat akan datang.. entah itu hanya ujian yang mendpatka kelulusan dengan nilai kebahagian seperti pelangi yang datang setelah hujan.. atau mungkin sebuah ujian dengan hasil kelulusan yang menyeramkan seperti petir yang menyambar dalam derasnya hujan..
hal yang serupa terjadi padaku.. yang saat ini aku bingung sepertimu dulu.. apa yang harus aku lakukan? tak mungkin juga aku melepasnya dengan alasan yang sama sepertimu.. tidak juga seperti itu.. dia bukan untuk ditinggalkan, dia bukan untuk dikecewakan.. tapi semua menyudutkanku padanya.. meninggalkannya, atau berjuang bersamanya?
bukan pilih kasih
betapa sedihnya seorang ibu yang melihat anaknya kesakitan.. jika dia bisa memilih, mungkin dia lebih memilih untuk memindahkan sakit yang anaknya derita.. ibu mana yang tega melihat anaknya kesakitan.. apalagi sakit yang diderita bukan lah sebatas demam atau flu.. tiap hari diahruskan untuk mengkonsumsi obat yang dianjurkan dokternya.. entah seberapa lama harus seperti itu.. ketika ditanyakan, bisa satu tahun, dua tahun, atau mungkin bisa sampai seumur hidup.. jelas seorang ibu tak kan pernah rela melihat anaknya seperti itu.. anak yang pastinya akan terus tumbuh dan berkembang.. tapi mungkin tidak seperti anaknya.. yang hanya tumbuh dan berkembang fisiknya saja.. ada beberapa hal dalam cara berfikirnya terlihat seperti anak kecil.. ada beberapa tingkah lakunya yang sangat menjengkelkan seperti anak kecil.. tapi semua memakluminya.. seorang ibu pasti akan sedih melihat anaknya seperti itu.. tapi melihat ibu yang sebegitu sabarnya menghadapi anaknya, yang rewel seperti anak kecil, yang marah seperti kehilangan mainannya, dan selalu menuntut ini itu tanpa mau berfikir tentang kondisi ibunya.. selalu sedih dan tak kuat melihat ibunya yang tetap tegar menghadapi semuanya seoah tak terjadi apa-apa.. sakit yang dideritanya yang mungkin akan juga membahayakan dirinya melalui aktifitas-aktifitas yang dilakukannya..
terkadang, apa yang menjadi keputusan orang tuanya yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya bisa menjadi sebuah masalah.. tapi, ibu tak kan pernah melarang anaknya jika itu tidak akan membahayakan keselamatan anak-anaknya.. jika apa yang dilakukan anak tersebut mungkin akan membahayakan untuk dirinya karena penyakitnya, mungkin itu yang terbaik untuknya.. tapi tidak demikian dengan anaknya.. yang berfikir kalau ibunya terlalu mengaturnya dan selalu mengganggapnya seperti anak kecil.. padahal bukan itu.. mungkin jika anaknya sehat seperti anak-anak yang lainnya, ibu tidak akan secemas itu, tak akan sekhawatir itu, dan tak akan banyak mengatur ini itu..
dimengertilah kenapa ibu memiliki aturan-aturan tertentu untuk anak-anaknya.. ibu yang melahirkan dan membesarkan, jadi lebih tau tentang anak-anaknya.. mungkin jika perlakuan seorang ibu terhadap anak-anaknya terlihat ada yang berbeda, mungkin bukan karena dia tidak menyayangi anaknya atau mungkin pilih kasih.. tapi lebih tepatnya bahwa adil itu tak harus sama rata.. adil itu sesuai dengan porsinya masing-masing.. ya, mungkin salah satu contohnya itu.. salah satu anaknya yang memiliki penyakit dan mungkin harus diberi perhatian lebih.. bukan karena lebih menyayanginya, tapi lebih karena terlalu mengkhawatirkan keadaannya yang memiliki tingkat kesehatan yang tak sama dengan yang lainnya..
Minggu, 15 November 2015
masalah dalam persahabatan
sakit hati, patah hati, kecewa, dan kawan-kawanya bukan cuma dirasakan karena cinta atau seorang lelaki, wanita (pasangan).. rasa sakit itu bisa juga timbul dari persahabatan, oleh sahabat, karena sahabat.. rasa iri, dengki dan cemburu tidak hanya terhadap pasangan atau lawan jenis.. tapi sahabat dan persahabatan.. karena sahabat juga punya rasa.. sahabat juga punya hati.. sahabat juga ingin dimengerti..
persahabatan itu terjadi lebih dari satu orang.. persahabatan itu saling terhadap semuanya.. bukan hanya salah satunya.. bukan persahabatan namanya, lebih tepatnya pemanfaatan.. jika satu yang peduli, jika satu yang mengerti, bukan persahabatan..
persahabatan memang ada.. aku tau persahabatan itu ada.. tapi aku ragu, apa persahabatan itu memang terjadi? aku hanya percaya tentang sahabat, bukan persahabatan.. persahabatan itu saling.. bukan salah satu.. sahabat yang selalu mengerti, sahabat yang selalu peduli.. ya, aku percaya itu ada.. tapi sahabat yang lainnya? jika sama yang dia rasakan, mungkin itu yang namanya persahabatan.. menjalin persahabatan.. tapi jika hanya satu dari mereka yang memiliki rasa kepedulian dan pengertian, bukanlah persahabatan..
persahabatan bisa hancur karena berbagai faktor.. sebuah kesalahpahaman, ataupun sesuatu yang dinamakan cinta.. cinta!! dimana-mana cinta selalu ada.. dimana-mana cinta selalu punya andil masing-masing.. tapi disini aku berbicara tentang cinta yang selalu munul dengan tiba-tiba dan memberi dampak yang berbeda-beda..
semua dalam sebuah persahabatan bisa hancur karena cinta.. entah itu dalam hal menyukai orang yang sama, atau kah mereka yang hidup sendiri dan tiba-tiba punya pasangan.. biasanya kebanyakan orang-orang selalu menyalahkan dia yang ke duan setelah sahabatnya yang mencintai pasangannya.. kenapa? apa memang ada yang salah? apa orang bisa menentukan kemana hatinya berlabuh? apa setiap orang bisa meyingkirkan perasaan yang ada di hatinya ataupun di hati orang lain? apakah setiap orang bisa menentukan siapa yang akan menjadi jodohnya? tidak.. semua tidak bisa dan tidak ada yang tau.. mungkin semua terjadi karena sudah jalannya harus seperti itu.. mungkin takdir yang sudah digariskan memang seperti itu.. siapa yang bisa kita salahkan?
tentang cinta yang mulai menghampiri salah satunya.. bukan karena mencintai orang yang sama, bukan karena mencintai seseorang yang pernah dicintai orang yang sebelumnya.. bukan karena mencintai orang yang dibenci sahabatnya.. tapi, karena dia mencintai seseorang itu, maka rasa cintanya terhadap sahabat ataupun persahabatannya mulai sedikit pudar.. hatinya mulai terbagi.. dan terlebih lagi banyak waktu yang tersita untuk pasangannya, perhatian yang lebih besar terhadap pasangannya, lebih perduli terhadap pasangannya, dan mulai mengenyampingkan sahabat dan persahabatnannya..
ada juga persahabatan yang kacau gara-gara jarak.. dalam hubungan asmara biasa disebut LDR.. berlaku juga buat persahabatan gak ya? jaman sudah canggih dan modern.. bisa telepon, sms, BM, WA, vidio call, skype, dan lain sebagainya.. tapi mungkin itu kurang berlaku dalam persahabatan.. hanya lebih berlaku untuk pasangan.. dikarenakan dalam sebuah persahabatan tersebut terjadi perpecahan daerah tempat tinggal karena suatu hal, maka komunikasi jarang, lebih sibuk dengan kerjaan masing-masing.. makannya, sedikit waktu untuk ngobrol, curhat, sharing, apalagi ketemu.. mungkin apapun itu alasannya, setidaknya bisa menjalin hubungan sebisa mungkin dengan memanfaatkan teknologi yang ada pada era sekarang ini.. jangan sampai ada alsan persahabatan bubar karena satu hal..
aku meyakini bahwa persahabatan itu bisa kekal.. persahabatan itu murni.. persahabatan itu tulus.. persahabatan itu saling antar sesamanya.. bukan menjagokan atau membela dirinya agar terlihat lebih di atas sahabat-sahabatnya.. asalkan semua bisa saling mengerti dengan keadaan masing-masing, lebih mau perduli terhadap sesamanya dan tak pernah ada suatu kebohongan apapun yang tersimpan dalam benaknya.. entah itu mungkin menyakitkan hati ataupun memberi bahagia..
ada rasa, bukan cinta
terkadang hati dan pikiran itu tidak bisa menyatu.. apa yang diucapkan, dipikirkan dan dirasakan tak selalu sama.. begitupun dengan keadaan wanita yang sedang dialaminya.. ketika dia masih punya rasa terhadap seseorang yang dulu pernah mengisi hari-harinya dan kemudian dia disakitinya berulang kali, mungkin tak ada kesempatan lagi yang ingin wanita itu berikan.. ketika wanita itu mengalami keterpurukan yang sangat hebat, mungkin hanya waktu dan seseorang yang baru yang bisa sedikit demi sedikit menyembuhkan rasa luka yang dialaminya..
setelah beberapa lamanya mengalami keterpurukan yang sangat hebat, datang lah penyemangat yang mampu membangkitkan hidupnya yang hancur dan terluka.. mungkin dia pahlawan bagi wanita itu.. setelah lama wanita itu bisa bangkit dengan bantuan seseorang yang baru dalam hidupnya, kemudian masa lalu mulai menyapanya kembali.. mungkin wanita itu pernah berharap semoga dia masih bisa bersatu dengan yang pernah disayanginya dulu.. setelah doanya hampir terkabul, ada sedikit rasa dalam hatinya untuk berkata "tidak" terhadap masa lalunya.. perlahan masa lalunya mulai mundur dan sedikit menjauh.. tapi wanita itu malah semakin sedih dan merasakan sesal karena tidak memberi kesempatan pada masa lalunya.. teramat egois mungkin terdengarnya jika wanita itu masih berharap pada masa lalunya tapi tidak mau meninggalkan masa sekarang yang sedang dia jalani..
sudah mulai bahagia dengan kehidupannya yang sekarang.. saat masa lalu itu hadir lagi, mungkin sudah tidak mulai mengharapkannya lagi.. tapi, rasa itu masih selalu ada terasa dalam dadanya.. bukan lagi untuk ingin memilikinya.. bukan lagi untuk ingin bisa bersamanya.. bukan lagi untuk mencintainya.. karena mungkin rasa yang dia alami dan rasakan terlalu sakit dan perih.. lebih besar rasa kecewa dan sakit hati yang dia rasakan dibanding dengan rasa ingin memilikinya..
cinta.. bukan seperti itu cinta.. jika dia memang mencintai, tak akan ada rasa kecewa yang diraskan wanita itu untuk berulang kali.. bukan cinta jika kesalahan itu terulang lebih dari satu kali.. cinta bukan seperti itu jika dalam hati masih terjadi penolakan.. bukan cinta jika masih ada ragu untuk bisa percaya.. bukan cinta jika masih inginkan kebersamaan dengan yang lain..
ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi bukan cinta.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi bukan untuk memiliki.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi lebih besar rasa kecewanya.. ya, mungkin wanita itu masih memiliki rasa.. tapi tidak untuk meninggalkan dia yang sudah membangkitkannya dari keterpurukan.. tidak untuk mempermainkan hatinya saat keinginan tentang masa lalunya mulai datang menyapa.. tidak untuk menyakitinya demi masa lalu yang indah yang semua sudah lalu dan hanya kenangan..
Kamis, 12 November 2015
ya atau tidak?
ketika semua tersudut dalam dua pilihan.. antara ya atau tidak.. entah itu keluarga, pendidikan, pekerjaan, ataupun hubungan.. padahal hanya "ya atau tidak", tapi semua terasa begitu sulit.. hanya memiliki satu kata tapi menyimpan sejuta makna yang berbeda.. salah sja kita memilih antara "ya dan tidak", jelas sangat mempunyai pengaruh yang sangat besar..
pertama masalah keluarga..
seorang yang mengalami "broken home" akibat perceraian kedua orang tuanya dan ternyata dia harus memilih untuk ikut dengan salah satu dari mereka.. kamu ikut ayah? "ya atau tidak?" kamu ikut ibu? "ya atau tidak?" hanya tinggal memilih antara "ya dan tidak" tapi sangat sulit sekali..
kedua tentang pendidikan..
ketika seseorang memili keinginan sendiri untuk menentukan pilihan terhadap pendidikannya, terkadang banyak faktor yang ikut campur di dalamya.. entah itu keluarga, teman, atau lain hal.. seseorang yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke PTN A dan ternyata dilarang oleh orang tuanya.. atau mungkin untuk memilih jurusan yang dia inginkan tapi tidak diberi ijin orang tuanya untuk mengambil jurusan tersebut,. akhirnya muncul pilihan antara "ya atau tidak".. apakah "ya" harus mengikuti kemauan orang tuanya untuk tidak melanjutkan pendidikan d PTN tersebut atau mengambil jurusan tersebut, atau harus memilih"tidak" dan tetap mengikuti kata hatinya untuk mengambil jurusan tersebut dan melanjutkan pendidikan di PTN tersebut sesuai dengan yang dia inginkan..
ketiga dalam pekerjaan..
setelah anak-anak sampai remaja mungkin dia hanya berfikir tentang tugas, orang rumah, atau pendidikan.. tapi setelah beranjak dewasa, dia harus sudah memikirkan tentang hidupnya ke depan.. mau jadi pengangguran? jangan mau.. untuk perempuan, ada laki-laki yang nantinya akan bertanggungjawab untuk hidupnya.. jangan hanya kita melihat dari sudut pandang putihnya saja.. tapi lihat juga sisi hitamnya.. ya, mungkin jika lelaki kita adalah orang yang sukses, mapan dan sampai mautpun hartanya masih ada dan itupun masih tetap bersama dengan kita.. coba kalo ternyata lelaki kita bukan orang yang seperti itu, atau mungkin bangkrut di tengah jalan, atau mungkin saja dia meninggal dan bisa saja ternyata kita menyerah di tengah jalan.. gak mungkin dong kita terus minta ke lelaki yang sudah bukan punya kita.. makannya, buat cewe, yang masih punya waktu dan ada kesempatan mending kerja deh.. hehe... antara "ya atau tidak", ada tawaran sebuah pekerjaan yang mungkin lama kita tunggu dan tidak datang juga.. ternyata pekerjaan yang ada di depan mata bukan pekerjaan yang sesuai dengan bidanng kita atau tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan.. apakah harus diambil atau tidak? pilihannya "ya atau tidak".. ketika kita memilih "ya" untuk mengambil pekerjaan tersebut, tidak cukup sampai di situ.. masih banyak hal-hal dalam pekerjaan yang akan menimbulakan pilihan antara "ya atau tidak".. kita harus benar-benar memikirkan apa yang akan kita pilih agar makna yang akan timbul tidak berdampak buruk untuk kita..
terakhir persoalan dalam sebuah hubungan..
bisa itu sahabat atau cinta.. sahabat bilang, kamu jangan berhubungan dengan dia karena dia begini, begitu, dan bla bla bla bla bla.. kamu akan "ya atau tidak" untuk mendenagrkan sahabat kamu itu? membingungkan.. soal asmara atau cinta? buanyak buanget itu mah.. hahaha gak usah lah disebutin apa-apanya.. udah pasti buanyak buanget.. pasti ngalamin kok semuanya juga.. masalah cinta memang bikin rumit, bikin timbul seribu tanya dan tibul sejuta rasa.. hahahaha
ya, itu lah si "ya dan tidak" memBTkan dan membuat kita benar-benar bingung dibuatnya..
happy father's day, Pap!! miss u :*

katanya hari ini hari ayah.. tapi aku gak bisa ngucapin langsung "selamat hari ayah, Pap!!" mungkin tak seperti mereka yang masih lengkap dan mendapatkan kebahagiaan dari keduanya.. ya, aku tak pernah menyesalinya.. mungkin itu sudah jalannya.. ada atau tidak adanya kamu, aku tetap selalu menyayangimu dan yang pasti aku selalu selalu dan selalu merindukanmu..
hanya sampai usiaku 7 tahun aku merasakan kehangatanmu.. anak sekecil itu mungkin lupa-lupa ingat dengan sosoknya.. anak perempuan yang mungil yang selalu dimanja ayahnya, kini sudak tak ada lagi yang memanjakannya.. hanya dengan kasih sayang mamanya yang didapatkannya..
Pap, walaupun aku samar mengingat wajahmu, walaupun hanya foto yang bisa mengingatkanku, tapi kau selalu di hatiku.. kini si mungil manja itu beranjak dewasa.. melakukan semua dengan sendiri.. si mungil manja itu jadi gadis yang kuat, tegar, dan mandiri.. walaupun begitu, ada waktu dimana dia ingin menangis dan bisa menangis karena suatu hal yang mungkin dia ingin ceritakan padamu.. mungkin hanya kamu yang bisa mengerti..
Pap!! seperti apa kamu? seperti apa kasih sayangmu? ingin sekali aku merasakannya.. dekapannya, kasih sayangnya, ciumnya, dimanjanya.. tapi, dia harus sudah mengerti dan harus bisa menguatkan adik dan mama nya.. terutama menguatkan dirinya sendiri untuk menahan kerinduan yang begitu besar terhadap ayahnya.. terlihat tegar di depan keluarganya, tapa harus meneteskan air matanya karena merindukanmu, Pap!!
meskipun aku tak tau banyak tentangmu, tapi aku cukup jelas mengenalmu dari berbagai cerita banyak orang tentangmu.. tak pernah aku dengar sedikitpun tentang keburukanmu.. kata mereka, kamu orang yang memiliki rasa solidaritas yang tinggi.. kata mereka, kamu orang yang sangat bertanggungjawab.. kata mereka, kamu orang yang pantang menyerah.. kata mereka kamu orang yang tanggung.. kata mereka kamu orang yang selalu bisa jadi panutan (dituakan).. kata mereka kamu orang yang selalu bisa membuat mereka tertawa.. kata mereka, gak ada orang yang seasik, seseru, sekocak, segokil dan segila kamu Pap.. hahahaha mungkin memang itu kamu di mata mereka.. mungkin mereka memang seperti itu melihatmu dan menilaimu..
doakan aku selalu menjadi anak gadis manjamu yang nantinya bisa sepertimu.. dikenang banyak orang bukan keburukannya.. menjadi gadis manjamu yang kuat, tegar, mandiri dan pantang menyerah.. tak pernah mau mundur dalam hal apapun (positif) dan apapun rintangannya..
tak sedikit juga orang yang bilang kalo aku si gadis manjamu ini sangat mirip denganmu.. tak hanya dalam fisik atau rupa, tapi dalam tingkah lakunya juga.. Pap, si gadis manjamu ini kata mama "jadi perempuan kok jorok.. persis kayak Papap".. hhahaha aku tertawa bahagia dan sedih.. bahagia, karena walaupun begitu aku ternyata sama sepertimu.. tapi aku juga sedih tak bisa mengenalmu lebih jauh, lebih dekat dan lebih dalam..
kalo kata ade, "mengapa dia pergi padahal aku belum merasakan lebih punya dia".. aku sedih membacanya.. karena akupun merasakannya.. ya, akupun sama sepertinya Pap.. ingin merasakan lebih memiliki seorang ayah.. ya, aku akui memang walaupun tak ada kamu, walaupun hanya oleh seorang ibu, tapi tak pernah sedikitpun aku meragukan kebesaran cinta kasihnya terhadapku.. aku bisa merasakannya, merasakan kasih sayangnya.. walaupun terkadang ada sedikit rasa kesal karena perhatiannya padaku selalu di nomor duakan.. tapi aku yakin dan aku percaya, mama sayang aku melebihi apapun.. mama tak pernah membedakan rasa kasih sayangnya terhadapku ataupun adikku..
Pap, hari ini katanya hari ayah.. aku inigin bilang kalo aku merindukanmu Pap.. sangat sangat sangat sangat sangat dan sangat merindukanmu.. kapan kamu akan menemuiku? sudah lama rasanya aku tak jumpa denganmu.. walau aku tau hanya lewat mimpi aku bisa bertemu denganmu, tapi mungkin hanya itu yang bisa sedikit mengobati rasa rinduku terhadapmu Pap..
Pap, bahagialah kau disana.. tenanglah kau disana.. lapanglah jalanmu Pap.. selalu lah kau berada disamping_Nya.. semoga Dia memberikanmu tempat di surga_Nya.. amiin..........
aku selalu mendoakanmu dalam setiap sujudku..
Love u so much Pap... and really really really really really miss u Pap..
Selasa, 10 November 2015
bismillah
datang disaat hati ini entah bagaimana
rasanya.. kacau, berantakan, gak nentu dan lainnya.. hadir disaat keduanya
merasakan hal yang sama.. ya, mungkin awalnya hanya ingin saling berbagi dan
mungkin masalahnya dalam hal yang sama.. apalagi namanya kalo masalah hati? ya,
pasti cinta.. padahal aku tak mencintainya.. mungkin dia juga begitu.. tapi,
kenapa saat kita ingin saling berbagi tentanng cinta masing-masing, malah kita
sendiri yang terjebak karena cinta? kamu hadir dalam hidupku mungkin tidak
sejak saat ini.. dari sejak lama kau telah hadir dalam hidupku.. tapi mungkin
saat ini Tuhan benar-benar mendekatkan kita.. aku tidak tahu apakah pertemuan
ini hanya sebatas pertemuan untuk hanya saling mengenal.. ataukah hanya sebatas
pertemuan untuk saling mengisi sejarah dalam hidup kita masing-masing.. ataukah
pertemuan ini dijadikan sebagai pelajaran untuk kita agar lebih dewasa dan
lebih bisa memaknai hidup.. ataukah mungkin juga pertemuan ini jalan kita untuk
nantinya bisa hidup bersama selamanya.. untuk kita bisa saling mengisi
kekurangan yang kita miliki.. lebih memberitahukan tentang kelebihan kita agar
tidak menyombongkan diri.. lebih menguatkan kita dalam keterpurukan.. lebih
bisa saling melengkapi satu sama lain.. ya, mungkin juga demikian.. mungkin Tuhan
telah menciptakan aku sebagai tulang rusukmu.. mungkin kamulah pemiliknya..
pemilik tulang rusuk ini yang mungkin akan hampa tanpa ada pemiliknya.. aku
tidak tau apa yang Tuhan rencanakan untuk kita.. yang jelas untukku, untuk
hidupku saat ini.. kamu yang selalu ada unuk selalu menemaniku.. yang selalu
setia menjagaku.. yang selalu sabar menghadapi apapun keegoisan dak tingkah
lakuku.. yang selalu bisa menerima apapun yang ada dalam diriku.. aku juga
tidak tau apa yang akan Tuhan lakukan kepada kita untuk selanjutnya.. aku tidak
tau apa rencanya_Nya.. kau hanya sebagai penyambung hidupku agar tidak berakhir
saat ini, atau justru kau yang akan menjadi akhir dalam perjalanan hidupku..
lebih tepatnya sebagai pelabuhan terakhir kisah cintaku.. apapun yang Tuhan
rencanakan untukku, kamu, ataupun kita, mungkin iulah yang terbaik.. apapun
yang terjadi aku akan siap menerimanya.. dan Tuhan, tolong selalu kuatkan aku
apapun takdir yang Kau berikan untukku.. selalu jaga aku, dia, dan kita.. aku
mohon selalu beri jalan yang terbaik untukku, dia dan kita.. jangan biarkan aku
jatuh dan menyerah dalam menghadapi dia, apapun yang terjai padanya, dan apapun
yang kita akan lalui nantinya.. tetap kuatkan aku, teguhkan aku, dan selalu
bimbing aku.. mungkin iya, perasaan yang ada saat ini entah lebih besar dari
yang sebelumnya atau aku belum bisa melupakan perasaan perih yang pernah aku
alami.. namun yang jelas, dia yang saat ini bersamaku, dialah yang selalu ada
untukku.. dia yang selalu setia menemaniku.. yang selalu rela memberikan
waktunya untukku, dan rela mengorbankan kesibukannya untukku.. aku juga tidak
tau, itu yang terbaik bukan.. tapi aku hargai semua itu.. semoga dia tidak akan
pernah menyakitiku seperti dia yang dulu yang pernah aku berikan seluruh
hatiku.. aku berikan seluruh perhatianku.. semoga dia yang sekarang tidak
seperti dia yang dulu pernah mengisi seluruh ruang di hatiku.. selalu kuatkan
aku, teguhkan aku, dan yakinkan aku terhadapnya dia yang sekarang.. lebih lebih
lebih dan lebih selalu beri aku keyakinan terhadapnya..
Langganan:
Komentar (Atom)





